SOSIAL BUDAYA AGAMA

Begini Nasib Tiga Mailakat Kecil , Saat Mendekam Bersama Ibunya Dipenjara

Bireuen Aceh Monitor Com (AMC), Sungguh malang nasib bayi mungil kembar tiga ini , di usianya yang baru berumur 12 bulan terpaksa ikut merasakan dinginnya angin dibalik sel tahanan Rutan Bireuen karena ibunya yang tersandung perkara hukum atas dugaan penipuan

Ketiga malaikat kecil itu bernama Muhammad Furqan, Jihan Faiha dan Jihan Farahah yang lahir pada 29 Agustus lalu di RSUD Zubir Mahmud, Idi Kabupaten Aceh Timur dari pasangan suami istri Jafadli (29) dan Maqfirah binti Zakirsyah (27) warga Desa Beuringin, Peureulak Barat, Aceh Timur.

Ibu bayi kembar tiga itu Magfirah (27) dilaporkan atas tuduhan melakukan penipuan dengan modus calo CPNS tahun 2015 lalu, Sehingga dia harus meringkuk dalam sel tahanan guna menjalani proses persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Bireuen.

“Saya dijemput polisi saat usia bayi-bayi ini baru berusia lima hari. Sebelumnya, saya ditempatkan di sel tahanan Polres Bireuen,” ungkap Magfirah saat diwawancarai media ini diruang sel tahanan wanita Rutan Bireuen, Sabtu (8/12).Sore.

Dijelaskannya, karena ketiga buah hatinya itu masih menyusui, maka mereka terpaksa ikut ibunya serta harus ikut mendekam di penjara, sejak 16 November lalu.

Menurutnya, ketiga dari anaknya itu harus cukup mendapatkan ASI, maka terpaksa ikut masuk penjara. Dirinya mengaku pasrah menghadapi cobaan ini, serta berserah diri kepada yang maha kuasa.

Sementara itu, kepala Rutan Bireuen, Sofyan yang ikut mendampingi wartawan saat menemui Magfirah menyampaikan rasa prihatin melihat kondisi bayi-bayi mungil ini, dengan perlakuan khusus terhadap bayi tersebut dalam memenuhi kebutuhan pokok bayi kembar tersebut.

“Alhamdulilah ada juga ormas , komunitas masyarakat Bireuenyang turut memberi bantuan seperti susu serta barang lainya, dan sebagai tindak lanjut persoalan ini ke Dinas Sosial, guna dibantu untuk memenuhi kebutuhan lainnya ,” jelasnya (Duta).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

To Top
error: Content is protected !!