PEMKO BANDA ACEH

Cek Zainal “Banda Aceh Sangat Aman”

Banda Aceh – Aceh Monitor Com (AMC). Wakil Wali Kota Banda Aceh Zainal Arifin membuka secara resmi simposium nasional yang digelar Ikatan Perawat Dialisis Indonesia (IPDI) di gedung AAC Dayan Dawood Unsyiah, Jumat (19/10/2018).

Simposium bertema “Improving The Quality of Dialysis Patient” tersebut merupakan rangkaian Pertemuan Ilmiah Tahunan Nasional (Pitnas) XXVI IPDI yang berlangsung di Banda Aceh sejak 18 hingga 20 Oktober mendatang.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Zainal Arifin mengatakan pihaknya menyambut baik pemilihan Banda Aceh sebagai tuan rumah kegiatan bertaraf nasional yang dihadiri oleh ribuan peserta tersebut.

“Tentunya ini menjadi sebuah bukti Banda Aceh merupakan kota yang aman dan tenteram, sekaligus memiliki potensi pariwisata yang ramah dan baik,” katanya.

Pria yang akrab disapa Cek Zainal ini juga mengharapkan kepada delegasi perawat dari seluruh Indonesia untuk mensosialisasikan kepada khalayak ramai tentang situasi terkini di Banda Aceh.

“Banda Aceh sangat aman. Warga kami pun sangat welcome kepada setiap tamu. Jika ada yang masih menganggap kota kami tidak aman, itu 100 persen salah,” katanya.

Tak ketinggalan, ia juga mengajak para peserta simposium untuk mengunjungi beragam destinasi wisata favorit di Banda Aceh.

“Jangan lupa cicipi kulinernya seperti mie aceh, ayam tangkap, sie reuboh, dan lain-lain. Rasa kuliner Aceh itu 3E; enak, enak sekali, dan enaaak sekali.”

Terakhir, ia berharap kegiatan ini menjadi salah satu upaya dalam meningkatkan profesionalisme perawat dialisis di Indonesia. “Saat ini masih banyak masyarakat kita yang berobat ke luar negeri, padahal kemampuan tenaga medis dan fasilitas kesehatan yang kita miliki tidaklah kalah.”

“Pembeda utamanya adalah pelayanan dan kepedulian terhadap pasien yang lebih baik di sana. Ini yang harus kita benahi bersama sehingga layanan kesehatan menjadi tuan rumah di daerah kita sendiri,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, ketua panita Nuridah mengatakan kegiatan ini merupakan ajang silaturahmi para perawat dengan praktisi dialisis se-Indonesia.

“Tujuan utamanya untuk meningkatkan kepedulian terhadap layanan pasien dialisis agar mereka memiliki kualitas hidup yang lebih baik.”

Ia menjelaskan, rangkaian acara Pitnas IPDI ke-26 di Banda Aceh dimulai dengan workshop yang berlangsung Kamis (18/10) kemarin di Hotel Mekkah. “Hari ini dan besok kita gelar simposium nasional di sini dengan jumlah peserta seribu orang,” sebutnya.

Selanjutnya, prosesi pembukaan simposium nasional IPDI ditandai dengan penabuhan Rapai oleh Wakil Wali Kota Zainal Arifin, Ketua IPDI Aceh Syamsul Bahri, dan Ketua PPNI Aceh Abdurrahman, serta sejumlah pejabat terkait lainnya. (Jun)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

To Top
error: Content is protected !!