KABAR DARI ACEH

DJBC Aceh “Importir Harus Mengetahui Ini “

Banda Aceh – Aceh Monitor Com. Direktorat Jenderal Bea Dan Cukai Aceh terus berupaya untuk memajukan Kawasan Pelabuhan Bebas Sabang sebagai kawasan potensial sebagai gerbang kemajuan Provinsi Aceh.

Pada acara Media Brief , bertempat di Gedung Kantor Wilayah Dirjen Bea dan Cukai (DJBC) Aceh pada Rabu (07/03/2018), dipimpin langsung oleh Kepala Kanwil DJBC Aceh Agus Yulianto.

Dalam sambutannya, Agus Yulianto memaparkan bahwa Sabang memiliki beberapa komoditas unggulan dan sangat berpotensi menjadi kawasan penting mengingat dengan rencana pembukaan Terusan Kra di Thailand.

“Perencanaan Terusan Kra (Thailand) akan menjadi peluang besar bagi Aceh, khususnya Sabang. dengan Kawasan Bebas, Sabang harus mampu memanfaatkan peluang tersebut.” ujar Agus Yulianto

Terkait tumpang tindih kewenangan di Kawasan Bebas Sabang, Humas Kanwil DJBC Aceh menilai bahwa pelaksanaan pengawasan di Kawasan Bebas Sabang oleh petugasnya sudah sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang ada.

“Dalam ketentuan maupun prosedur di lapangan, tidak ada tumpang tindih kewenangan” sebutnya.

“Undang-undangnya sudah sinkron, dan saling melengkapi.Tidak saling bertentangan, kecuali kalau kita bacanya (undang-undang) sepotong-potong.” ujar Yonathan A. Pahlevi.

Lebih lanjut, Pahlevi mengutarakan bahwa ketentuan tata niaga pada dasarnya tetap berlaku di seluruh NKRI termasuk di Kawasan Bebas Sabang.

“Kami harapkan, jika terdapat pengusaha yang ingin memasukkan barang dari luar, selain komunikasi ke BPKS, harus juga diingat bahwa ada ketentuan tata niaga yang berlaku di seluruh NKRI, termasuk kawasan bebas sabang.

“Selain harus mengikuti peraturan-peraturan dari Pemerintah Aceh, para importir juga harus menyadari bahwa juga ada peratuan ke-pabean-an.” pungkasnya. (Riz)

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

To Top
error: Content is protected !!