EKONOMI BISNIS

HIMKI Bicara Mebel Dan Rotan Di Aceh

Banda Aceh – Aceh Monitor Com (AMC). Abdul Subur Ketua HIMKI pusat  (Himpunan Industri Mebel Dan Kerajinan Industri) mengatakan saatnya kita mengembangkan di luar pulau Jawa , karena Jawa itu besar akan tetapi tidak memiliki bahan baku yang cukup apalagi rotan, semuanya dari luar tak terkecuali Aceh.

“Sekarang kita hadir disini untuk mengembangkan hal tersebut , agar kedepan Aceh juga dapat meng exspor produksi rotan “kata Abdul Subur disela – sela Seminar UKM – Agro Industri dan Deklarasi Desa Emas Gemilang – Aceh , di aula balai kota , kamis 28/02/19.

Abdul Subur menambahkan , potensi di Aceh sangat besar sekali dan kita akan kita  coba mensinergikan antara Jawa dan Aceh.

Selain itu , Abdul Subur menjelaskan target export untuk industri mebel dan kerajinan rotan tahun ini “Kit a ingin diangka 2 milyar dollar dan rotan 800 juta dollar ” sebutnya.

Sementara itu , ketua HIMKI Aceh Razali menambahkan , Aceh produksi nya masih skala kecil , walaupun kecil – kecilan pengrajin di Aceh tapi pekerjanya hampir 70 persen dari pulau Jawa.

“Ada dari Jepara dan Cirebon dan itu bagus , karena mereka yang ahli dibidang tersebut , bekerja disini , dengan begitu produksi mebel Aceh tak kalah dengan yang ada di Jawa ” ujar Razali.

Kedepan , masih kata ketua HIMKI Aceh , pemerintah untuk melihat kembali kendala modal usaha , baik itu pihak perbankan untuk melonggarkan modal tersebut.

Razali menginginkan pemerintah Aceh yang akan berkerjasama dengan pemerintah pusat untuk membangun salah satu industri besar di Aceh.

“Khususnya mebel kayu rotan di KIA (Kawasan Industri Aceh) yang ada di Ladong Aceh Besar , paling tidak lima hektar , dengan begitu ada investor menanamkan modalnya ” ungkap Razali. (van)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

To Top
error: Content is protected !!