SOSIAL BUDAYA AGAMA

Kadistabun Aceh ” Siswa Perlu Memahami Benih Yang Ditanam “

Aceh Besar – Aceh Monitor Com. Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Pembangunan Pertanian (SMK-PP) Saree yang merupakan sebagai generasi muda dapat dibina untuk pelopor pembangunan pertanian. Bahkan kedepan mereka harus bisa menjadi petani mandiri dan tangguh.

Hal ini disampaikan Kadistanbun Aceh A. Hanan SP MM saat tanam perdana Jagung Benih Sebar di lahan SMK-PP Saree Aceh Besar Minggu, (30/9/18).

A. Hanan menambahkan , melalui kegiatan ini, siswa dapat belajar dengan sungguh-sungguh , dengan menerapkan teknologi inovasi secara langsung di lapangan di bawah bimbingan peneliti BPTP. Kesempatan ini perlu dilaksanakan dan dimanfaatkan dengan baik sehingga benih induk yang ditanam dapat menghasilkan dan dijadikan benih kembali.

Melalui transfer teknologi pula, dapat melahirkan generasi milenial yang handal dan tangguh sehingga mampu menghasilkan teknologi inovasi unggulan yang spesifik lokasi.” Apalagi ini merupakan salah syarat kelulusan dalam memperoleh sertifikat kompetensi. Di sekolah ini diterapkan uji kompetensi, untuk mendapatkan sertifikat terampil kata Hanan yang juga alumni SMK-PP Saree” ungkapnya.

“Jadi siswa patut berbangga dapat sertifikat tersebut ,  merupakan bentuk pengakuan yang sesuai dengan standar nasional. Siswa harus bisa mengambil kesempatan dengan meraih predikat terbaik, karena tidak semua orang dapat kesempatan yang sama seperti Grade sekolah ini” lanjutnya.

Menurutnya , siswa perlu memahami benih yang ditanam harus baik dan bagaimana merawat agar tumbuh dengan baik , karena benih dari pemula dan tidak bisa diperoleh ditempat lain.

Selain itu para siswa juga perlu dilibatkan untuk menghasilkan inovasi teknologi terbarukan seperti halnya pemanfaatan limbah dan sampah untuk diolah menjadi pupuk organik.

Mewakili Ka. BPTP, Ir. Basri A. Bakar MSI didampingi peneliti Abdul Azis menjelaskan benih yang ditanam berasal dari Balit Sereal Maros, terdiri tetua jantan NEI – 9008 dan betina Bima-4 yang nantinya menghasilkan benih lagi yaitu Bima-20.

Ia menjelaskan kerjasama ini perlu terus ditingkatkan, sehingga tugas BPTP Aceh melalui produksi benih sebar dapat tumbuh berkembang dan berkelanjutan.

“Dalam memproduksi benih perlu perawatan yang intensif dan lebih serius agar benih dapat tumbuh dengan baik bahkan menghasilkan yang lebih baik”, sebutnya.

Sementara Ka. SMK-PP Saree, Muhammad Amin melaporkan bahwa kegiatan tanam jagung benih sebar seluas satu hektar merupakan lanjutan kerjasama dengan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Pertanian (BPTP Balitbangtan-Aceh).

Kegiatan ini melibatkan 25 siswa dan dihadiri Kabid Produksi Distanbun Aceh, Tim BPSB Provinsi Aceh, Peneliti, guru serta perwakilan siswa SMK Negeri 2 Langsa yang sedang mengikuti magang. (Rel)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

To Top
error: Content is protected !!