KABAR DARI ACEH

Kongres Nasional KNPI Kalau Dipaksakan Bisa Menjerat Pemerintah Aceh

Aceh Monitor Com

Banda Aceh – Aceh Monitor Com (AMC). KNPI dibawah pimpinan pusat Fahd Arafiq secara tegas menolak diadakan Kongres KNPI Nasional di Aceh versi pimpinan pusat Muhammad Rifai Darus.

Hal tersebut dikatakan ketua harian KNPI Aceh Abdul Hadi Abidin dalam pernyataan sikap di depan pelataran parkir kantor Dispora dibelakang Taman Ratu Saifuddin , Senin 12/11/18.

Abdul Hadi Abidin atau yang biasa disapa Adi Maros mengatakan , agar pemerintah Aceh tidak mencairkan dana kongres pemuda dan kami sendiri masih berharap adanya penyatuan ditubuh  KNPI.

Adi Maros menambahkan , KNPI versinya juga akan melakukan kongres pada 30 November 2018 di hotel Borobudur dan kemungkinan besar akan dihadiri Presiden Jokowi.

“Dan kami tidak meminta dana pemerintah dalam melakukan kongres nanti dan seperti kita ketahui , pemerintah pusat dan daerah tidak akan mencairkan dana sepeserpun kalau masih ada dualisme di tubuh KNPI ” sebut Adi Maros.

“Sangat disayangkan apabila pemerintah Aceh mau mengambil resiko ini dengan mencairkan dana APBA ” tambahnya lagi.

Adi Maros menjelaskan , KNPI versi Muhammad Rifai Darus silakan mengadakan kongres di Aceh , kami tidak mengusiknya , asal tidak mengunakan anggaran APBA.

“Kalau dipaksakan juga mengunakan anggaran APBA , bisa – bisa menjerat pemerintah Aceh dan imbasnya ke Kadispora, karena ada celah hukum disitu ” ujar Adi Maros.

Sebelumnya ketua KNPI Aceh Tamiang , Tarmizi , bersama puluhan pemuda Aceh lainya , membacakan sikap penolakanya terhadap kongres KNPI nasional yang berlangsung di Aceh dengan memakai dana APBA sebesar 9,8 Milyar.

“Sikap kami jelas dan kami sampaikan kepada Dispora Aceh , kami menolak penggunaan dana APBA untuk KNPI Muhammad Rifai Darus.  , kalau kisruh dualisme ini belum disatukan “jelas Tarmizi.

Seperti diketahui ditubuh KNPI terjadi dualisme kepimpinan pusat yakni pimpinan Fahd Arafiq , dengan ketua KNPI Aceh nya Zikrullah dan di kubu Muhammad Rifai Darus dengan ketua KNPI Wahyu Saputra. (van)

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

To Top
error: Content is protected !!