Jantho – Aceh Monitor Com.Sebanyak 3545 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari 70 SMP di wilayah Kabupaten Aceh Besar, Senin (16/4) secara serentak mengikuti Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan Berbasis Komputer (BK).
Ketua Panitia Penyelenggara USBN PAI Kabupaten Aceh Besar, yang juga Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar, H. Juniazi, S.Ag, M.Pd, menjelaskan; bahwa Tahun Pelajaran 2017/2018 ini USBN PAI Tingkat SMP di wilayah Kabupaten Aceh Besar dilaksanakan secara berbasis komputer. Jika pada tahun sebelumnya, baru kita uji coba pada beberapa sekolah, namun Alhamdulillah, tahun ini, seluruhnya menggunakan fasilitas komputer.
Tentunya, ini berkat sinergisitas dan dukungan Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Besar, DPRK dan MPD setempat.
Walau dalam pelaksanaannya sebagian SMP, harus bergabung menggunakan fasilitas komputer SMP lain, dan juga fasilitas SMA, dan dilakukan secara bergantian, karena terbatasnya fasilitas komputer yang ada, tidak menyurutkan semangat siswa SMP di Aceh Besar untuk mengikuti USBN PAI dengan menggunakan komputer ini.
“Hitung-hitung ini sebagai ‘pemanasan’ untuk UN yang akan datang,” tutur salah seorang siswa SMP 1 Darul Imarah yang sempat ditanyakan komentarnya oleh TIM Monitoring dari Provinsi.
Sementara itu , ketua MKKS SMP Kabupaten Aceh Besar, Markhayani, S.Pd, menjelaskan bahwa USBN PAI Berbasis Komputer ini adalah kali kedua dilaksanakan di Aceh Besar.
Menurutnya, ujian menggunakan komputer lebih efisien dan efektif dari sisi pelaksanaannya, termasuk dari sisi biaya lebih hemat ketimbang menggunakan kertas dan pensil. “Kita membeli aplikasi ujian, dibantu protor dan operator, listriknya tidak padam, alhamdulillah lancar. Sebelumnya, peserta ujian juga telah dibekali pengetahuan dan try yang memadai,” ujarnya.
Selain Ujian Tulis yang dilaksanakan serentak Senin (16/4), USBN PAI Tingkat SMP sama seperti tahun sebelumnya, mencakup tiga ranah yang diujikan, yakni: ranah sikap melalui penilaian akhlak mulia, ranah pengetahuan melalui ujian tulis dan ranah keterampilan melalui ujian praktik yang dilaksanakan oleh masing-masing sekolah dengan dibimbing oleh Guru Pendidikan Agama Islam setempat.
Pemeriksaan ujian praktik dan ujian budi pekerti diserahkan kepada sekolah penyelenggara melalui guru mata pelajaran PAI. Sedangkan nilai rata-rata USBN PAI dihitung berdasarkan nilai rata-rata ujian tulis ditambah nilai ujian praktik ditambah nilai budi pekerti dibagi tiga. “Kriteria kelulusan dari sekolah minimal mempertimbangkan diantaranya peserta ujian memperoleh nilai sikap/perilaku minimal baik”.
Harapan kita pelaksanaan USBN PAI Tingkat SMP di Aceh Besar, yang dilaksanakan berbasis komputer ini, berjalan dengan baik dan lancar.
Diwaktu yang sama , kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar Drs. H. Salahuddin, M.Pd, saat melakukan monitoring USBN PAI, Senin (16/4) bersama rombongan DPRK dari Komisi 5 yang diwakili H. Irawan Abdullah, S.Ag, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Besar, Fata Muhammad, S.Pd. MM, Ketua MPD Aceh Besar, Prof. DR. H. Mustanir Yahya, Msi, Kepala Bidang Pendidikan Agama Islam Kanwil Kemenag Aceh, Drs. H. Saifuddin AR, Kasi Kurikulum Dikdas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Besar Cut Jarita Susanti, S.Pd, dan Pengawas PAI, di sejumlah SMP di Aceh Besar,
Drs. Salahuddin M.Pd , mengatakan bahwa USBN PAI SMP adalah salah satu bentuk kegiatan untuk mengukur capaian kompetensi siswa yang dilakukan sekolah terhadap mata pelajaran PAI.
“USBN PAI ini salah satu alat ukur untuk menilai kompetensi siswa, sedangkan yang lain seperti akhlakul karimah, baca tulis al Quran, praktik ibadah, menurut saya juga bagian dari alat ukur peserta didik terhadap pendidikan agama Islam yang diajarkan di sekolah. Makanya nilai USBN PAI ini termasuk didalamnya ujian tulis, praktik dan akhlakul karimah,” ujarnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Fata Muhammad, S.Pd. MM, dalam kesempatan monitoring USBN PAI, mengapresiasi pelaksanaan USBN PAI tingkat SMP di Aceh Besar kali ini berbasis komputer.
“Saya merasa berbahagia, karena sepengetahuan saya baru Aceh Besar yang melaksanakan USBN PAI Berbasis Komputer ini. Tentu, ini kita sadari masih ada kekurangan di sana-sini. Misalnya, aplikasi yang digunakan mesti yang canggih. Sumber daya protor, operator juga akan kita perkuat. Peserta ujian juga harus lebih siap lagi dalam menggunakan IT. Ini akan kita evaluasi dan benahi, semoga ke depan akan lebih baik lagi. Insyaallah, ini akan kita dukung” jelasnya.
Senada dengan itu, Wakil Ketua Komisi 5 DPRK Aceh Besar H. Irawan Abdullah, juga mengapresiasi USBN PAI dapat dilakukan berbasis komputer. Mestinya ini juga dapat diikuti oleh mata pelajaran yang lain. Melihat pelaksanaan USBN PAI yang masih ada sekolah yang harus bergabung dengan SMP dan malah ada yang menggunakan fasilitas komputer SMA, Irawan berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dapat menganggarkan fasilitas komputer melalui dana Otonomi Khusus kepada SMP yang belum ada fasilitas komputer. Sehingga, harapnya, ke depan Ujian berbasis komputer ini dapat berlangsung dengan baik dan lancar.
Sementara itu Kepala Bidang PAI, yang mewakili Kakanwil Kemenag Aceh Drs. H. Saifuddin, yang melihat langsung pelaksanaan ujian hari ini, memberi apresiasi atas terselenggaranya USBN PAI tingkat SMP di Aceh Besar yang berbasis komputer. Tentunya, ini berkat koordinasi, dukungan yang besar dan sinergisitas yang ditunjukkan Pemerintah Daerah, DPRK dan stakeholder pendidikan di Aceh Besar. “Semoga ini menjadi awal bangkitnya pendidikan agama dan khususnya pendidikan di Aceh Besar,” ujar Saifuddin, optimis.
Dalam kesempatan itu, Saifuddin juga berharap ada sejumlah sekolah pada setiap jenjang yang dapat dijadikan pilot projek pendidikan Agama Islam di Aceh Besar. Dan ini diaminkan pihak MPD, DPRK, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan Kemenag Aceh Besar.
Saifuddin juga menawarkan sejumlah kegiatan dan even Pendidikan Agama Islam tingkat Provinsi Aceh, dapat dilaksanakan di Aceh Besar, seperti kegiatan Rohani Islam, Pentas PAI dan lain-lain.
Sementara itu, satu orang siswa yang beragama Kristen di SMP 2 Darul Imarah Aceh Besar, hari ini juga melaksanakan ujian pendidikan agama sesuai dengan agama yang dianut, yang difasilitasi Kementerian Agama.
Sesuai dengan jadwal, USBN PAI secara tertulis Tingkat SMA di Aceh Besar akan berlangung pada tanggal 19 April akan datang. Sementara USBN PAI Tingkat SD akan dilaksanakan pada tanggal 2 Mei 2018. (Rel/pri)

