KABAR DARI ACEH

Kanwil Ditjen Perbendaharaan Aceh Lounching DHAPU AGAM, Diminta Media Kawal Dana Desa

Banda Aceh – Aceh Monitor Com. Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Aceh, Zaid Burhan Ibrahim mengatakan, hari ini Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Aceh melalukan Lounching Portal DHAPU AGAM (DasHboArd Publikasi Anggaran Gampong) yang dapat diakses umum dengan alamat webs http://bit.Ly/dhapuagam.

“Portal ini dapat diakses kapanpun. Nanti media bisa tahu berapa alokasi dana desa per kabupaten/lota. Daerah yang sudah cair berapa, yang belum cair. Sehingga juga media membantu kami mengawal dana desa ini dimanfaatkan secara baik di desa-desa di Aceh.

Tahun ini dana langsung masuk ke rekening desa. Harapannya supaya desa cepat bergerak. Pelaksanaan dana desa ini bisa berjalan dengan baik dan sesuai ketentuan,

Hal ini diungkapkan Zaid Burhan Ibrahim, Pada acara penyerahan Plakat Penghargaan Menteri Keuangan kepada Pemerintah Kota Banda Aceh atas Raihan Opini BPK Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) 11 Tahun Berturut-turut dan Lounching DHAPU AGAM di GKN Aceh jalan Tgk. Cik Ditiro, Kota Banda Aceh, Selasa (18/2/2020.

Plakat WTP diterima langsung Walikota Banda Aceh, H. Aminullah Usman disaksikan para pejabat Kanwil Ditjen Perbendaharan Aceh dan puluhan wartawan media cetak, lelektrinok dan media online di kota ini.

Zaid Burhan Ibrahim menambhakan, dengan Louncing portal DHAPU AGAM, ia yakin pada bulan Maret pencairan tahap satu semua desa di Aceh sudah mencairkan dana desanya.

“Harapan kami di bulan Maret semua desa yang ada di Aceh busa cair tahap satu. Dengan kebijakan pola yang berbeda semakin memudahkan uang itu langsung masuk ke rekening desa.sehingga desa langsung bisa bergerak, kalau dulu uang itu masuk ke bagian pengelola keuangan butuh waktu untuk sampai ke desa,” jelasnya.

Kalau sekarang dari rekening Kas Negara langsung masuk ke Kas Desa, ditambah lagi dengan layanan DHAPU AGAM ini semua busa mengakses., selain aparat desa juga masyarakat bisa mengakses, provinsi bisa mengakses ”, kata Zaid Burhan Ibrahim.

Pemko Banda Aceh Terima WTP ke 11 Berturut-Turut.

Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Aceh ini juga menegaskan kenapa WTP 11 tahun diberikan kepada Walikota Banda Aceh, karena laporan keuangan itu diaudit oleh BPK dan Ditjen juga, apakah dalam laporan itu standar akutansinya sudah sesuai dan sudah diikuti dengan standar akutansi pemerintah, Alhamdulillah lota Banda Aceh sudah, makanya dapat 11 kali berturut-turut. “ Dan jarang itu, di Aceh ini hanya satu, di Sumatra hanya satu yang 11 kali bertrut-turut. Di daerah lain ada baru 40 persen dapat WTP, di Aceh sudah semuanya. Maka kami harap di 2020 dapat dipertahankan bisa 12 kali berturut-turut, kitikan sekali tidak dapat, maka harus mulai dari nol lagi ”, harap Zaid Burhan.

Sedangkan Walikota Banda Aceh Aminullah Usman kepada wartawan mengatakan, Alhamdulillah Pemerintah Kota Banda Aceh kami kembali mendapatkan suatu penghargaan, Pemko Banda Aceh meraih 11 kali WTP atas pemeriksaan laporan keuangan.

“Saya selaku Walikota tidak ada menginterfensi seluruh jajaran saya. Seluruh yang dikerjakan Pemerintah kota harus sesuai dengan SOP, (standar opersioanl prosedur), kemudian juga tidak hal-hal yang besifat KKN, lebih penting lagi karena ini laporan keuangan seluruhnya yang dilaksanakan sesuai dengan standar akuntasi pemerintah,”

“Sehingga tidak ada hal yang menyimpang dari standar akutansi itu. Kita membangun nuansa yang nyaman bagi seluruh jajaran pemerintah. Disetiap kesempatan saya ingatkan supaya jajaran saya tidak ada yang bermasalah dengan masalah hukum, kerja dengan baik”, tandas Aminullah Usman. (Kas)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

To Top
error: Content is protected !!