KABAR DARI ACEH

Perseturuan DPRA Dengan Plt Gubernur Jangan Dipertontonkan Kepada Rakyat

Banda Aceh – Aceh Monitor Com. Mengenai Hak interpelasi, hak DPRD untuk meminta keterangan kepada Kepala Daerah. Tentu berbeda dengan Hak angket, yaitu hak DPRD untuk mengadakan penyelidikan atas suatu kebijaksanaan Pemerintah.

“Legislatif dan Eksekutif itu menjalankan tugas dan kewenangannya berdasarkan Undang-undang. Dalam sistem presidensial DPRD tidak bisa menjatuhkan Gubenur, dan Gubernur juga tidak bisa membubarkan DPRD. Keduanya tidak lebih tinggi atau lebih rendah satu sama lain, dan hanya bisa dibedakan dari perspektif fungsi dan kewenangannya,” sebut pembina GEMA Muchti dalam siaran persnya , Jumat 11/09/20.

Ia menjelaskan hubungan antara DPRD dan pemerintah dalam hal ini Gubernur atau para pejabat lainya (pembantu Kepala Daerah sesuai tupoksi nya), tidak didesain dalam pola koalisi atau oposisi. Melainkan lebih dalam relasi checks and balances. Dalam hal legislasi, DPRD tidak boleh apriori menerima atau menolak peraturan yang diajukan Gubernur; dalam fungsi anggaran DPRD tidak dibenarkan menyetujui atau menolak secara arbitrer RAPBD yang diajukan Gubernur.

“Maka dalam UU No 27 Tahun 2008 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD ditegaskan bahwa hak-hak tersebut hanya boleh digunakan terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah yang berdampak luar biasa dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Jadi kata kuncinya adalah “kebijakan yang berdampak luar biasa”. jelasnya.

“Apalagi Hak Menyatakan Pendapat (HMP) yang terdiri dari dua macam: pertama, HMP terhadap kebijakan pemerintah yang mengakibatkan dampak luar biasa dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara; dan kedua, hak menyatakan pendapat DPRD mengenai pelanggaran Gubernur dan/atau Wakil Gubernur. Pendapat DPRD yang terakhir ini karena seriusnya harus diuji oleh Mahkamah Agung (MA) karena bisa mengakibatkan terjadinya pemakzulan atau impeachment “, tambah Muchti.

Namun ini sangat disayangkan hal ini terjadi disaat kita lagi dilanda Musibah”wabah covid-19” dan ini dipertontonkan ke rakyat, hal yang harus dikedepankan malah menjadi tidak diperhatikan, disini rakyat bisa menilai yang mana yang betul-betul cinta kepada rakyatnya dan yang mana hanya mementingkan kepentingannya.

*Sudalah hari ini rakyat tidak bodoh lagi dan rakyat bisa menilai mengetahui persoalan apa serta kenapa ini terjadi “,tutupnya (..)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

To Top
error: Content is protected !!