Aceh Monitor.com-Setelah ditinggal oleh PT Pasifik Oil & Gas (POG), sejumlah investor asing dari Inggris dan Cina akan segera mengoperasikan kembali Blok Peureulak, Kabupaten Aceh Timur. Tujuh investor yakni Jiang Jinrong, Lin Jun, Li Qian, Xubo, Li Peng dan Han Guangyu dari Cina serta Douglas John dari Inggris.
Bupati Aceh Timur H.Hasballah HM.Thaib disela-sela meninjau Blok Peureulak di Kecamatan Ranto Peureulak Rabu 4 November 2015 menjelaskan, tinjauan sejumlah investor asing dari Cina dan Inggris itu sebagai bentuk keseriusannya dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Timur atas kerjasama dibidang industri perminyakan melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
“Blok Peureulak segera beroperasi,” kata Bupati Aceh Timur seraya menambahkan, banyak titik di Blok Peureulak berpotensi untuk dilakukan eksplorasi yang seterusnya dioperasikan. “Melihat keseriusan teman-teman dari luar negeri sepertinya Blok Peureulak ini segera dioperasikan,” kata H. Hasballah HM. Thaib yang lebih akrab disapa Bupati Rocky.
Disebutkannya, rencana pengelolaan sumur minyak di titik eks sumur yang sempat dikelola Pasifik Oil & Gas di Blok Peureulak meliputi POG-D dan POG-E di Desa Alue Udep serta POG-C di Desa Mata Ie, Kecamatan Ranto Peureulak. “Selain itu, pengelolaan sumur-sumur tua lainnya juga akan dilakukan seperti sumur eks PT Asamera,” ujar Bupati Rocky. (Admin/AI/Humas_Setdakab).
