Laporan : Wiwin Trianasanti
Banda Aceh – Aceh Monitor com Menjelang Ramadhan 1443 H Anggota DPRK Banda Aceh Safni, SE komitmen untuk memperhatikan masyarakat yang memiliki ekonomi rendah dengan cara bagikan paket Ramadhan di Kecamatan Kuta Alam Kota Banda Aceh, Rabu (30/3/2021).
Menyambut Ramadhan Ketua Fraksi Partai Gerindra Kota Banda Aceh sekaligus Anggota DPRK Banda Aceh Safni, SE dari dapil 2 menyampaikan bahwa sebelum menjadi Anggota DPRK Banda Aceh, ia sudah menjanjikan akan menjadikan kegiatan pembagian paket Ramadhan ini sebagai kegiatan rutin setiap tahun sebagai bentu kepeduliannya terhadap masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan rutinitas setiap tahun, khususnya di bulan suci Ramadhan,” ujar Safni kepada media acehmonitor.com
Adapun yang menerima paket Ramadhan berasal dari kalangan masyarakat kurang mampu, kaum duafa, fakir miskin dan juga santunan Anak yatim diwilayah Kecamatan Kuta Alam Kota Banda Aceh.
Selain itu Safni juga menyampaikan kepada awak Media bahwa paket Ramadhan ini berasal dari laba usahanya dan juga diambil sebagian dari pendapatan kenerja Anggota Dewan yang disisihkan.
Safni sebelum menjabat sebagai Anggota Legislatif merupakan seorang pengusaha barang rongsokan dan berjalan hingga saat ini.
Sebagai Anggota DPRK Banda Aceh menyatakan bahwa pengurus tetap komitmen untuk memperhatikan masyarakat yang memiliki ekonomi rendah serta terus memperjuangkan keadilan masyarakat.
“Kami dari pengurus, kader dan DPR dari Partai gerindra tetap mengikuti petunjuk dan amanah tertulis pada pedoman ADRT( Anggaran dasar Rumah Tangga) yaitu senantiasa atas kepedulian terhadap kaum ekonomi lemah, dan juga memperjuangkan keadilan kepada masyarakat secara hukum,” ujarnya.
Selain itu , politisi partai ini menyebutkan partai Gerindra tetap berkomitmen untuk itu sehingga partai Gerindra lebih dipercaya oleh masyarakat.
Ia berharap semua DPRK Banda Aceh dan juga pengurus Kota banda Aceh agar bersama-sama mempertajam bantuan kepada masyarakat yang terkena musibah, seperti kebakaran, banjir bandang, Gempa Bumi dan bencana Alam lainnya serta mempertajam pola pikir Dewan (pokir dewan) dan aspirasi masyarakat.
