KABAR DARI ACEH

Selamatkan Generasi Muda dari Pengaruh Judi Online dan Bahaya Narkoba, DSI Bireuen Gandeng lembaga Kepemudaan

Laporan : Teuku Duta

 

 

 

 

 

 

 

Bireuen – Aceh Monitor.com. Maraknya judi online dan kasus peredaran narkoba di lingkungan masyarakat khususnya dikalangan remaja, selain frekuensi dan intensitasnya terus meningkat, kenakalan remaja saat ini juga sudah mengarah pada perbuatan yang melanggar norma, hukum, dan agama.

Maka oleh sebab itu dalam rangka upaya memberantas serta meminimalisir judi online dan peredaran narkoba di Kabupaten Bireuen, Dinas Syariat Islam akan bekerja sama dengan lembaga Himpunan Ulama Dayah (HUDA), KNPI dan Karang Taruna menandatangani Mou sebagai bentuk komitmen bersama membangun generasi muda yang bebas dari judi online dan narkoba di seluruh Kabupaten Bireuen.

Dalam rapat yang berlangsung di Oop room Dinas Syariat Islam ,pada Senin 5 Oktober 2022, kemarin.Masing-masing delegasi yang hadir sangat mendukung serta akan berpartisipasi dalam program yang di gagas Dinas Syariat Islam bersama beberapa lembaga bonefit tersebut yaitu melatih Tenaga Kader Dakwah ( TKD) yang dipastikan akan terealisasi dalam waktu dekat ini.

Kepala Dinas Syariat Islam Bireuen, Anwar, S, Ag M.AP. menyebutkan kegiatan pelatihan TKD akan dilaksanakan di empat lokasi dengan jumlah peserta masing-masing lokasi 100 orang dengan total 400 peserta. Peserta berasal dari para pemuda dan pemudi dari desa-desa dari 17 kecamatan dalam Kabupaten Bireuen.

Kegiatan akan dilaksanakan selama 2 hari diharapkan nantinya para peserta menjadi motifator gerakan dakwah di desa-desa khususnya dalam pemberantasan judi online di tempat umum dan peredaran narkoba yang semakin memprihatinkan.

Dijelaskannya, sesuai kurikulum TKD yang diterapkan oleh HUDA para peserta akan dibekali pengetahuan agama khususnya fardhu ain, pemahaman ahllussunnah waljamaah, anak-anak muda agar memiliki moral baik, dengan bekal ilmu agama yang kuat. akan dibekali cara membuat Forum Discussion Group (FGD) “Dengan dasar ini generasi yang akan datang akan mengutamakan musyawarah dan mufakat dalam hal pengambilan keputusan,” jelasnya

Nantinya, lanjut Anwar mengatakan , sebanyak 400 peserta tenaga kader dakwah yang dihimpun dari remaja mesjid, anggota karang taruna, lembaga kepemudaan gampong, OKP (organisasi kepemudaan) akan mendapatkan pembekalan dari sejumlah narasumber seperti ulama dayah, akademisi, BNNK, Polres serta praktisi hukum.

Kita tidak memilih santri sebagai peserta, lebih memgutamakan peserta dari anak muda lepas, pemain game online dan pembinaan untuk membentuk kesadaran bagi pecandu narkoba. Harapan kita para peserta nantinya jadi informan dalam pemberantasan kemaksiatan dalam masyarakat.

Sementara itu Ketua HUDA, Nasruddin Judon, menyarankan agar kegiatan dimaksud juga melibatkan unsur pemuda gampong yang butuh banyak bimbingan. “Kalau melibatkan santri sepertinya sudah cukup mendapat bimbingan dari pendidikan mereka menuntut ilmu, sedangkan anak muda di gampong lebih membutuhkan agar terbinanya generasi penerus yang baik,” ungkap Abi Nas Jeunib.

Turut hadir dalam ketua HUDA Kabupaten Bireuen Tgk.Nasruddin Juddon (Abi Nas Jeunieb) serta sejumlah pengurus HUDA, dari utusan KNPI diwakili oleh Sekretaris juga pengurus lainnya, dari Karang Taruna hadir Murdani sebagai ketua Karang Taruna Kabupaten Bireuen.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

To Top
error: Content is protected !!