Redaksi
Banda Aceh – Aceh Monitor com. Persoalan Pemerintah Kota ternyata tidak hanya hutang dengan pihak rekanan yang belum terbayarkan, rupanya selain ada sebagian gaji tenaga kontraknya sudah dua bulan belum dibayar.
Ternyata, juga ada Jeri Payah Mukim Se-Kota Banda Aceh juga mengalami hal nasib yang sama, hingga memasuki minggu kedua bulan Maret 2023 belum menerima gajinya.
Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi 2 Bidang Keuangan dan Ekonomi DPRK Banda Aceh Ismawardi, S.Pd sangat menyayangkan sikap Pj Wali kota yang belum mencairkan jeri payah para mukim itu, terlebih sebentar lagi akan memasuki bulan suci ramadhan.

“Sangat sangat di sayangkan jika permasalahan gaji mukim hingga bulan Maret belum dicairkan,” katanya.
Ismawardi mengaku sangat kecewa dengan sikap Pj. Walikota Banda Aceh sampai sekarang belum ada kabar berita terkait pencairan terhadap gaji Mukim, dan juga persoalan lainnya yang menyangkut jeripayah orang.
“Saya desak Pak Pj. Walikota Bakri Siddiq untuk segera mencairkan gaji mukim yang hingga ini masih belum dibayarkan. Apalagi bulan Ramadhan tinggal menghitung hari,” tegas anggota Fraksi PAN DPRK Banda Aceh
Ia menambahkan, ditengah kondisi ekonomi yang tak menentu ini, ditambah Inflasi Kota Banda Aceh yang tinggi, seharusnya Pj Walikota Bakri Siddiq peka terhadap persoalan yang ada. Belum lagi harga-harga barang menjelang bulan puasa akan mengalami kenaikan, sementara mereka para mukim yang belum menerima gajinya bagaimana memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari.
“Sebentar lagi sudah memasuki bulan ramadhan, tentu kebutuhan mereka akan meningkat. Kami minta PJ Walikota Bakri Siddiq untuk segera menyelesaikan masalah ini dan membayar gaji para mukim yang hingga bulan ini belum dibayarkan” ujarnya.
