Redaksi
Jakarta – Aceh Monitor.com . Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM), Resky Yusuf Hermawan, berhasil meraih podium kedua pada race pertama Idemitsu Moto4 Asia Cup (IM4AC) round 6 di Sirkuit Lusail, Qatar, Sabtu (7/11/2026).
Resky tampil konsisten di grup terdepan sejak awal balapan hingga balapan dihentikan lebih awal akibat red flag pada lap ke-10.
Tidak hanya Resky, tiga pebalap AHM lainnya juga tampil gemilang. Bintang Pranata Sukma finis di posisi keempat, Muhammad Badly Ayatullah di posisi kelima, dan M. Maulana Malik di posisi kesembilan.
Hasil tersebut membuat empat pebalap Indonesia berhasil menembus 10 besar di ajang balap bergengsi Asia tersebut.
Balapan berlangsung dalam persaingan ketat di grup terdepan. Saling salip terjadi di setiap tikungan Sirkuit Lusail yang terkenal cepat dan teknikal.
Namun, insiden pada lap ke-10 memicu dikibarkannya red flag. Balapan pun harus berakhir lebih awal dari jadwal yang ditentukan.
Meski demikian, hasil balapan tetap sah dan Resky berhak naik podium kedua.
Resky mengaku bersyukur bisa meraih podium di balapan pertamanya di Sirkuit Lusail.
“Alhamdulillah bisa meraih podium di balapan pertama saya di Sirkuit Lusail Qatar. Sempat kecewa karena race berakhir lebih cepat akibat red flag, tetapi saya sangat senang dengan hasil ini. Saya belum puas dan akan berusaha lebih baik lagi di race 2 dengan seluruh kemampuan saya,” ujar Resky.
Bintang Pranata Sukma yang finis keempat mengaku tetap bersyukur bisa selamat dan tampil kompetitif di grup depan.
“Meski hasilnya belum sesuai harapan karena race berakhir lebih cepat akibat red flag, alhamdulillah saya masih diberi keselamatan. Sepanjang balapan saya berada di grup depan dan merasa punya kecepatan. Saya akan tetap fokus menghadapi race 2,” kata Bintang.
Muhammad Badly Ayatullah menjadi salah satu pebalap yang paling mencuri perhatian. Start dari posisi ke-15, ia berhasil merangsek ke depan dan finis kelima.
“Start dari P15 bukan hal mudah, tetapi saya berusaha sekuat tenaga untuk maju ke depan dan podium sudah di depan mata. Semoga tidak ada insiden lagi di race 2 dan saya akan mencoba kembali,” ujar Badly.
Sementara itu, M. Maulana Malik mengaku sempat kesulitan di awal lap, namun tetap fokus agar tidak tertinggal rombongan.
“Sempat kesulitan di awal lap, tetapi saya tetap fokus agar tidak tertinggal rombongan. Saya melihat banyak peluang untuk maju karena kecepatan saya meningkat dibanding sesi sebelumnya. Sayang race berakhir lebih cepat dan saya harus puas finis di posisi kesembilan,” ujar Maulana.
Hasil race pertama ini menjadi modal besar bagi tim AHM untuk menghadapi race 2. Dengan Resky di podium kedua dan tiga pebalap lainnya di 10 besar, Indonesia berpeluang besar untuk kembali naik podium di Sirkuit Lusail.
