PEMKO BANDA ACEH

Aminullah Serahkan SK Kenaikan Pangkat Untuk 432 PNS

Banda Aceh – Aceh Monitor Com (AMC). Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman menyerahkan secara simbolis SK kenaikan pangkat bagi 432 PNS di lingkungan Pemko Banda Aceh, pada apel gabungan Senin (4/3/2019) di halaman balai kota.

Ke-432 PNS tersebut terdiri dari Kategori Kenaikan Pangkat Otomatis (KPO) untuk usulan golongan III/d ke bawah berjumlah 163 orang, Kategori Kenaikan Pangkat Non KPO 191 orang, Kenaikan Pangkat Non KPO untuk usulan golongan IV/a-IV/b 77 orang, dan Kategori Jabatan Fungsional Tertentu golongan IV/c ke atas satu orang.

Dalam amanatnya, wali kota meminta agar kenaikan pangkat dapat diimbangi dengan tekad, semangat, dan usaha untuk terus meningkatkan kualitas dan prestasi para PNS. “Kenaikan pangkat adalah bentuk penghargaan pemerintah atas prestasi kerja dan pengabdian PNS sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing.”

“Dan kami berharap agar prestasi yang Bapak-Ibu peroleh ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan, jangan sampai menurun,” katanya seray menyampaikan apresiasi kepada BKPSDM yang telah berupaya untuk tepat waktu pada setiap pengurusan kenaikan pangkat PNS.

Apel gabungan bulan ini juga dirangkai dengan peringatan Pemadam Kebakaran ke-100, HUT Satpol PP ke-69 dan HUT Satlinmas ke-57. “Semoga momentum yang baik ini akan semakin meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa, serta mendorong kita untuk senantiasa mengutamakan kepentingan bangsa dan negara,” pesan Aminullah.

Tekankan Netralitas ASN dalam Pemilu

Wali kota juga mengingatkan, dalam waktu dekat Indonesia akan memasuki agenda nasional yang sangat penting, yang menjadi puncak indikator kualitas penyelanggaraan demokrasi Indonesia, yaitu Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta Pemilihan Anggota Legislatif secara serentak.

Seluruh aparatur pemerintahan dan komponen bangsa lainnya, sambungnya, berkewajiban untuk menyukseskan pelaksanaan Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif. “Mari bersama-sama kita jaga kualitas penyelenggaraan Pemilu ini agar berjalan sesuai kaidah-kaidah demokrasi, Luber dan Jurdil serta bermartabat.”

Ia turut mengajak segenap elemen kota untuk enjadi barisan terdepan dalam melawan “Racun Demokrasi”, yaitu politik uang, politisasi SARA, serta penyebaran ujaran kebencian, fitnah, dan hoax. “Mari kita patuhi aturan dan berpolitik secara elegan, sehingga proses demokrasi nantinya akan melahirkan pemimpin bangsa yang berkiblat kepada kepentingan masyarakat,” katanya.

“Mengingat beratnya tugas dan tanggung jawab yang diemban, sungguh-sungguh saya ingatkan agar seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) harus menjaga netralitas dalam proses Pemilu. Netralitas seluruh ASN akan turut mempengaruhi alannya seluruh proses demokrasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” katanya lagi. (Rel)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

To Top
error: Content is protected !!