Redaksi
Banda Aceh – Aceh Monitor com. Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala (IKAKUM USK) sukses menyelenggarakan Musyawarah Besar (Mubes) VI pada Sabtu (24/10/2026) di Gedung Moot Court Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala (FH USK) Banda Aceh.
Kegiatan kolaborasi FH USK dengan IKAKUM USK tersebut dihadiri alumni lintas generasi dan lintas profesi, mulai dari hakim, jaksa, advokat, akademisi, notaris, polisi, birokrat, pengusaha, hingga perbankan. Mubes menjadi forum tertinggi organisasi untuk mempererat ikatan kekeluargaan alumni sekaligus memilih pengurus baru untuk periode lima tahun berikutnya.
Pembukaan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, doa, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Aceh. Laporan ketua panitia disampaikan oleh Wakil Dekan III FH USK, Lia Sautunnida, S.H., M.C.L., Ph.D.
Lia menjelaskan, Mubes VI merupakan rangkaian kolaborasi IKAKUM USK dan FH USK. Setelah terpilihnya ketua umum baru, direncanakan pada November atau awal Desember 2026 akan dilaksanakan pelantikan pengurus IKAKUM USK periode 2026-2031 sekaligus Kenduri Maulid Nabi Muhammad SAW.
Ketua Umum IKAKUM USK periode 2021-2026, T. Kamaruzzaman, S.H., dalam laporan pertanggungjawabannya menegaskan posisi strategis IKAKUM USK di Aceh.
Menurutnya, dengan ratusan alumni yang berada di pusat pengambilan kebijakan, IKAKUM USK memiliki tiga peran penting. Pertama sebagai Pemberi Masukan Akademik, yakni memberikan naskah akademik, legal opinion, dan rekomendasi kebijakan kepada Pemerintah Aceh, DPRA, dan Aparat Penegak Hukum.
Kedua sebagai Penjaga Kekhususan Aceh, yaitu menjadi garda terdepan dalam mengawal dan menyempurnakan pelaksanaan Syariat Islam, Qanun Jinayat, dan keistimewaan Aceh agar tetap sejalan dengan prinsip negara hukum, keadilan, dan HAM. Ketiga sebagai Kontrol Sosial untuk mengawal penegakan hukum yang bersih dan berkeadilan di Aceh.
“Peran terpenting IKAKUM USK adalah pengabdian kembali. Alumni yang sukses adalah utang moral bagi almamater. Melalui IKAKUM USK, kesuksesan individual ditransformasikan menjadi gerakan kolektif untuk memajukan FH USK sebagai almamater induk dan masyarakat Aceh,” tegas Teuku Kamaruzzaman.
“Apabila FH USK adalah Kawah Candradimuka, maka IKAKUM USK adalah pasukan dan duta yang membuktikan kualitas kawah tersebut di medan pengabdian yang nyata,” tutupnya.
Dekan FH USK, Prof. Dr. Zahratul Idami, S.H., http://M.Hum., yang membuka resmi Mubes VI, menyampaikan kebahagiaannya melihat Mubes dihadiri para senior dan junior lintas profesi, baik secara luring maupun daring via Zoom.
Menurut Zahratul, Mubes VI merupakan momentum penting pergantian tongkat estafet kepemimpinan. Ia menegaskan peran IKAKUM USK bukan sekadar paguyuban reuni.
“Dalam perspektif kelembagaan, IKAKUM USK adalah jembatan epistemik dan strategis antara Kampus, Alumni, dan Masyarakat,” ujarnya.
Zahratul merinci peran IKAKUM USK sebagai Penjaga Marwah dan Reputasi Almamater, Jembatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Laboratorium Jejaring Profesi dan Ekonomi, Think Tank dan Pressure Group Kebijakan Hukum, serta Kekuatan Pengabdian Sosial.
Di bidang pendidikan, alumni berperan sebagai dosen praktisi, penguji tamu, mentor magang, dan penyedia beasiswa. Di bidang penelitian, IKAKUM menjadi mitra riset kolaboratif, terutama terkait isu krusial Aceh seperti harmonisasi Qanun Jinayat dengan KUHP Nasional 2023.
Agenda persidangan diawali Sidang Pleno I yang membahas dan mengesahkan tata tertib serta penetapan presidium tetap. Dilanjutkan Sidang Pleno II dengan agenda pemilihan formatur dan calon ketua umum.
Dalam sidang tersebut ditetapkan sembilan formatur sekaligus calon ketua umum, yakni Zulfikar Sawang, Muzakir A. Gani, Cut Faisal, Iskandar A. Gani, Teuku Kamaruzzaman, Iqbal Farabi, Amrina Habibi, Syarifah Rahmatillah, dan Zahrul.
Pada Sidang Pleno III, berdasarkan kesepakatan para formatur, Teuku Kamaruzzaman, S.H., kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum IKAKUM USK periode 2026-2031 melalui musyawarah mufakat.
Dalam sambutannya, Kamaruzzaman menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan roda kepemimpinan dan membawa IKAKUM USK menjadi lebih maju, dengan terus memperkuat solidaritas serta meningkatkan peran dan kontribusi IKAKUM USK bagi alumni, almamater, dan masyarakat.
