Banda Aceh – Aceh Monitor Com.Sebagai daerah yang menjalankan syariat Islam, kita harapkan pemko Banda Aceh dapat mengambil tindakan tegas dalam pelaksanaannya guna mencegah adanya berbagai perbuatan maksiat yang melanggar syariat.
“Salah satunya pemberlakuan jam malam kepada wanita yang masih berkeliaran tanpa tujuan yang pasti ” sebut Ramza Harli.Rabu 25/10/17.
Menurut Politisi Partai Gerindra ini sebenarnya kita ingin maju dan modern seperti kota – kota besar lainnya akan tetapi disatu sisi kita sudah menerapkan syariat islam .
“Sungguh malu kita semua , kejadian beberapa hari yang lalu praktek prostitusi di daerah syariat islam “ujar Ramza.
Ia menjelaskan disatu sisi adanya berlakukan jam malam pasti akan mengurangi praktek seperti itu dan juga para orang tua dari luar daerah akan merasa nyaman menyekolahkan anaknya di Banda Aceh .
“Karena para orangtua tidak perlu risau terhadap anaknya yang ngekos disini “kata nya lagi.
Jam malam hanya kita berlakukan khusus untuk wanita sedangkan warung, cafe dan usaha apapun tidak ada masalah membuka usahanya mau sampai pagi sekalipun.
“Tidak ada alasan akan terganggu perekonomian pemberlakuan jam malam ini besar sekali manfaatnya untuk mencegah terjadinya.perbuatan – perbuatan maksiat yang tidak kita inginkan dan merugikan generasi penerus kita selanjutnya “ujar Ramza.
Selain itu Ramza Harli menyebutkan kawasan ulelheu dapat dimanfaatkan sebagai kawasan wisata kuliner yang bisa dibuka sampai malam.
“Kawasan tersebut ditata kembali baik tamannya dan diwaktu malam kita sarankan dipasang lampu penerangan yang memadai “katanya.
Ramza menjelaskan seperti Pantai Losari makasar yang ber islami dan kita juga mempunyai potensi itu dengan menu kuliner terlengkap.tutupnya (rel/van)
