Redaksi
Banda Aceh – Aceh Monitor com. Ketua Ikatan Pensiunan Bank Aceh Syariah (IP-BAS), H Aminullah Usman SE Ak MM, mengulas alasannya mengapa pentingnya calon Direktur Utama BAS harus dilakukan secara kolektif melalui melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) dan kandidat Dirut harus dari internal BAS.
“Salah satu alasannya, untuk menambah spirit kerja kolektif BAS, dan ini sangat layak untuk menjadi pertimbangan para pemegang saham. Selain itu, jajaran direksi yang lama existing juga disarankan untuk ikut mendaftar,” kata mantan wali kota Banda Aceh itu, Senin (28/11/2022), di kantor DPD PAN Banda Aceh.
Aminullah melanjutkan, jika existing tersebut telah lewat usia, tetap bisa diajukan ke OJK untuk dapat ikut serta sesuai aturannya. Namun, terlepas dari semua itu, usulan tersebut tetap harus diawali dengan RUPS LB, mengingat hal tersebut bagian dari dasar hukum sebuah Perseroan Terbatas.

“Kenapa harus Dirut dari Internal, itu tujuannya untuk tetap menjaga harmonisasi internal dan eksternal. Apalagi sepanjang badai Covid-19 yang masih berlangsung, tentunya peran perjalanan dari internal itu sendiri yang dapat memotivasi para pegawai, sebagaimana mestinya,” katanya.
Sebagaimana diketahui, era Aminullah Usman sebagai Dirut BAS pada tahun 2000 – 2010 lalu, mampu membawa BAS dari aset Rp660 miliar menjadi Rp13 triliun, estafet tersebut diteruskan kader internal dan aset pun melejit menjadi Rp30 triliun, serta mampu mengumpulkan modal Rp3 triliun. Sehingga bank tersebut aman dari turun peringkat ke BPR (Bank Perkreditan Rakyat).
“Begitu juga kantor yang berkembang pesat termasuk sudah dibuka cabang di Jakarta dalam tahun 2021, dan bank ini sebagai bank sehat serta mendapat apresiasi dari bebagai lembaga terkemuka di Indonesia,” ungkapnya.
Ia menambahkan, Bank Aceh juga pernah dipimpin oleh Dirut dari luar. Namun, hanya bertahan selama dua tahun. Hal itu juga merupakan optimistis dirinya yang mendukung penuh bagian internal untuk melaju sebagai calon Dirut Bank besar di Provinsi Aceh itu.

Alasan lainnya, sebagai bentuk penghargaan kepada pegawai karena telah menyelamatkan bank dari berbagai krisis yang tentunya komitmen mereka tidak diragukan lagi apabila memimpin bank kebanggaan rakyat Aceh.
Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Aceh ini juga mendukung bila Direktur Bisnis dari eksternal atau Direktur lain bila dibutuhkan, karena Direktur Bisnis ini perlu pengalaman perbankan bertaraf nasional bahkan internasional, maka disarankan dari luar.

“Namun, semua itu terserah pemegang saham dan bagi saya tidak ada kepentingan apapun dan tidak bermaksud membela kalangan internal, ini murni karena melihat histori dan pengalaman masa lalu untuk BAS yang lebih baik kedepannya.” jelasnya.
Aminullah pun menegaskan, tidak ada maksud dan inisiatif sedikitpun secara pola lama terkait itu, kita sangat menghargai kader bank Aceh yang telah membawa bank ini sehat dan berkembang pesat, karena ada kader internal yang mempunyai kapasitas.
“Yang perlu ditekankan kepada Dirut baru sistem operasional bank yang berpihak kepada rakyat, dan dengan dukungan Direktur Bisnis dari eksternal. Namun, siapa yang diusulkan dari internal sepenuhnya menjadi hak pemegang saham, dan berikutnya fit and proper test ranahnya OJK. Jadi saya murni tidak ada kepentingan apapun disitu.” tegasnya.
