Laporan : Yusri VE
Bireun – Aceh Monitor com. Isak tangis tak terbendung dari para perempuan yang tergabung dalam Komunitas Perempuaan Peduli Aceh (KAPPAH), ketika menginjakkan kaki di komplek peristirahatan terakhir Imam Masykur di Gampong Moun Kelayu Kec. Gandapura Bireun, Minggu, 3/09/2023.
Kehadiran KAPPAH Aceh ke kediaman Imam Masykur, merupakan wujud dari kepedulian para Perempuaan Aceh terhadap korban kekerasan oknum aparat TNI di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Menurut Ketua Umum KAPPAH Aceh Nurlaila, pihaknya ingin menyampaikan rasa empati dan berlangsungkawa kepada keluarga yang ditimpa musibah. “Kami sebagai ibu merasa miris dan teriris mengingat peristiwa ini, jadi wajar kalau ekspresi ibu-ibu yang diriiringi isak tangis dan kesedihan yang mendalam, ketika sampai ke makam korban”, ujar Nurlaila dalam nada sedih.
Sementara Nur Azizah adik kandung korban yang menyambut kedatangan anggota KAPPAH Aceh mengucapkan terimakasih atas kepedulian dan doa ibu-ibudari KAOPAH Aceh.
Pada kesempatan tersebut, pihak KAPPAH Aceh selain menyerahkan sedikit bingkisan, juga melakukan prosesi doa bersama.
