Bireuen – Aceh Monitor Com. Dalam Dua dekade terakhir, secara global pendidikan telah mengalami penetrasi yang sangat cepat. Hal ini dapat terlihat nyata dari meningkatnya angka melek huruf (global literacy rates) serta jumlah peserta didik yang mendapatkan pendidikan dasar di dunia.
Dilansir dari situs Ourworldindata.org, negara seperti Korea Selatan menunjukkan perkembangan yang sangat cepat dalam sektor pendidikan. Namun, saat ini pendidikan di dunia menghadapi tantangan akibat adanya pandemi COVID-19.
Penutupan sekolah dan keterbatasan sarana belajar jarak jauh menjadi dua di antara beberapa tantangan lain yang harus dihadapi. Dilansir dari situs United Nations (UN), sekitar 94% populasi pelajar di dunia terdampak akibat pandemi ini, yang mana 99%-nya berada di negara dengan pendapatan kecil atau menengah.

Krisis ini tentunya juga berpengaruh kepada dunia pendidikan Indonesia, khususnya provinsi Aceh, Banyak pelajar dan juga tenaga pendidikan yang turut terdampak, sehingga kebijakan belajar di rumah tidak terelakkan.
Minimnya inovasi dan segala keterbatasan di dunia pendidikan tersebut membuat salah satu organisasi Pelatihan dan entrepreneur “Kompak Nusantara ” tergerak untuk membantu. Ketua lembaga kompak Nusantara Saifullah ST mengatakan lembaga ini juga mempunyai tujuan untuk melahirkan generasi emas “GENIUS MILENIAL” yang memungkinkan setiap komunitas,maupun person untuk berinisiatif bersama.
“Kami percaya bahwa pendidikan merupakan elemen penting untuk membangun masyarakat yang tangguh dan berdaya. Hal ini sejalan dengan misi Kompak Nusantara untuk mewujudkan masyarakat yang berkelanjutan melalui pemerataan kesempatan di bidang pendidikan, kewirausahaan, dan keberagaman,” ungkap Saifullah ST kepada Aceh Monitor.com, Jumat (20/10/2020).
Menurut Saifullah ST, Kompak Nusantara telah memulai langkahnya ini dengan melaksanakan berbagai program program, diantaranya seperti yang yang sedang dijalankan saat ini program training dan pengembangan karakter dan motivasi Genius Melenial, membentuk karakter unggul, Memaksimalkan fungsi otak untuk melahirkan generasi genius.
“Untuk program training dan pengembangan karakter dan motivasi kali ini kita gelar dengan konsep amal, sosial dari kompak Nusantara dengan menghadirkan peserta dari Anak yatim piatu yayasan Rahmania Fortuna cabang Aceh para santri, dan siswa SMK yang berlangsung selama dua hari digedung SMKN 2 Lhokseumawe” ungkap Saifullah
Saifullah ST menyatakan lembaga Kompak Nusantara juga mengemban misi untuk memanfaatkan teknologi, inovasi, dan pendidikan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan cara memberdayakan komunitas di sekitar dalam menghadapi tantangan global.
“Kami terus melangkah dan berkontribusi untuk Aceh yang lebh baik dan selanjutnya Program yang sama juga akan kita laksanakan di panti asuhan dan rumah Alquran yang ada di Kabupaten Bireuen pekan depan , mohon doa dan dukungan dari berbagai elemen masyarakat agar acara dapat dilaksanakan dengan sukses,amin” tutupnya.(Duta)
