IPTEK

Korda Aceh Kirim 9 calon Tutor mengikuti Trainer of Trainer (TOT) di Jogyakarta

Jokyakarta-Aceh Monitor Com.Aceh mengirim perwakilan 4 orang dari  Unimal di antaranya Yusrizal Hasbi, SH, MH, Dr. T. Nazaruddin, M.Hum, Mursalin, M.Pd dan Kusnandar  Zainuddin, SE sedangkan Universitas Serambi Mekkah terdiri dari Musriadi Aswad, M.Pd, M.Ridhwan, M.Pd, Rini Sulastri, M.Pd dan Fadhillah, M.Pd

Kegiatan ini di selenggarakan oleh Relawan Jurnal indonesia 18-19 Juli 2017 bertempat di hotel grand tjokro jogyajakarta

Berdasarkan Peraturan Direktur Jenderal Kemenristek Dikti Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pedoman Akreditasi Terbitan Berkala Ilmiah, salah satu persyaratan akreditasi jurnal ilmiah adalah adanya versi online untuk jurnal yang bersangkutan.

Melalui sistem jurnal online, pengelola akan lebih mudah mengendalikan jurnal yang dikelola. Hal ini akan mendukung keterlibatan pihak pengelola dengan pengelola jurnal lainnya untuk dapat saling berkomunikasi dan bertukar informasi khususnya mengenai pengembangan jurnal yang dikelola masing–masing. Kata Rini Sulastri, M.Pd Ketua Korda Aceh Relawan Jurnal Indonesia

Akan tetapi, salah satu yang menjadi kendala adalah belum mampunya sumberdaya manusia khususnya pengelola jurnal dalam mengaplikasi jurnal mereka secara online. Para pengelola umumnya masih belum memahami teknik-teknik pengelolaan jurnal melalui Open Journal System (OJS) yang dikembangkan di Indonesia untuk pengelolaan jurnal secara online. Imbuhnya Selasa 18/07/17

Salah satu peserta mewakili aceh dari universitas Malikulsaleh Yusrizal Hasbi, SH.,MH mengatakan Kelebihan dari OJS ini adalah sistem ini tidak berbayar (gratis) bisa di unduh oleh siapa saja khususnya pengelola jurnal di semua institusi pendidikan di Indonesia. OJS mencakup fitur–fitur yang sangat lengkap sehingga mendukung berbagai keperluan pengelolaan jurnal mulai dari submission, review, editing, hingga penerbitan nomor jurnal yang bersangkutan.

‘’Melalui sistem ini rekam jejak jurnal akan sangat mudah didokumentasikan, salah satu manfaatnya adalah untuk keperluan akreditasi. Sistem ini juga memiliki sistem multi bahasa, salah satunya Bahasa Indonesia. Karena bersifat open source, sistem ini mudah dikembangkan sesuai dengan kebutuhan masing–masing jurnal ‘’ kata Dosen Falkutas Hukum Unimal

Sementara itu Dr. T. Nazaruddin, .M.Hum perwakilan Unimal Aceh menjelaskan pelatihan  memberikan kemampuan kepada pengelola jurnal untuk menjalankan jurnal elektronik dengan menggunakan Open Journal System.

Adapun materi pelatihan meliputi: setup jurnal online, editorial (menerima naskah, mengelola naskah, menerbitkan jurnal), submission artikel dan review artikel. Pelatihan juga dilengkapi dengan dengan materi tentang kebijakan akreditasi jurnal online, indexing jurnal online di lembaga-lembaga internasional seperti Scopus, DOAJ, Thomson Reuters serta pendaftaran ke database Crossref untuk mendapatkan DOI.(Dev)

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

To Top
error: Content is protected !!