POLHUKAM

Pelaku Pencurian Dibekuk Saat Berada di Warung Kopi

Bireun – Aceh Monitor.Com (AMC). Satuan Unit Reskrim Polsek Kota Juang berhasil menangkap pelaku tindak pidana pencurian, berinisial MA (30) warga desa Kuta Baro Kecamatan kuala Kabupaten Bireuen, Kamis (9/1/20).

Kapolres Bireuen AKBP Gugun Hardi Gunawan, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Kota Juang AKP Sufli mengatakan, penangkapan terhadap pelaku atas dasar pengembangan dari Laporan Polisi yang dibuat korban pada kamis (9/1/20) sekitar pukul 11.40 Wib ke SPKT Polsek Kota Juang.

Berdasarkan keterangan korban, Iswandi Bin Masnur (30) warga desa Kuta Baro kecamatan kuala raja, saat kejadian dirinya tertidur dikamar, dengan posisi tas, HP dan dompet berisikan uang tunai Rp 4.100.000 berada didekatnya.

Menindaklanjuti dari laporan tersebut Anggota Polsek Kota Juang dibawah koordinasi Kanit Reskrim Bripka Abdul Gafur langsung melakukan Olah di Tempat Kejadian Perkara (TKP), dengan mengumpulkan bukti – bukti” terang Kapolsek.

Selanjutnya, dilokasi, Kanit Reskrim bersama anggota lainnya melakukan olah TKP, dengan mengumpulkan bukti- bukti yang ada, termasuk rekaman CCTV dari rumah tetangga korban.

“Kebetulan, dirumah tetangga korban ada CCTV, dari hasil rekaman tersebut kami berhasil melacak wajah yang diduga pelaku” sebut Kanit Resrim.

Kanit reskrim menyebutkan, pelaku telah mengetahui situasi rumah korban, karena dengan leluasa melakukan aksinya disiang hari.

Hasilnya, tidak lama kemudian, pelaku berhasil dibekuk saat sedang berada disalah satu warung kopi disimpang desa Cot Uno Kecamatan Kuala Bireuen.

Setelah diamankan ke Mapolsek dan dilakukan pemeriksaan secara intensif, pelaku mengakui perbuatannya.

Berdasarkan keterangan dari pelaku saat diinterogasi petugas tersangka melakukan aksinya dengan mencongkel jendela dengan menggunakan paku berukuran 4 cm.

Setelah berhasil masuk dan mengambil uang, palaku langsung melarikan diri.

Sementara itu, Dari tangan pelaku disita barang bukti uang tunai sebesar 3.665.000, dan satu HP Android merk Xiomi warna putih.

Untuk mempertangguang jawabkan tindakanya Palaku dijerat pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama lima tahun penjara. (duta)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

To Top
error: Content is protected !!