KABAR DARI ACEH

Pemkab Aceh Selatan Tidak Hadir , Panwaslu Kecewa

Tapaktuan – Aceh Monitor.Com. Panwaslu Aceh Selatan mengadakan acara Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif, bersama Pramuka, Musisi dan Kelompok Pemuda Seni Pencak Silat di Rumoh Agam, Sabtu ( 23/12/2017 )

Dengan bertemakan, Membangun semangat pemilih pemula dan kelompok pemuda yang partisipatif dalam mengawasi setiap tahapan pemilu Tahun 2019.

Adapun susunan Pokok Acara, Baiman Fadli,S.H sebagai Moderator, Dr. Fajran Zain, MA, sebagai Pemaparan Narasumber I Konstribusi dan kreatifitas generasi muda dalam menyukseskan Pemilu Pileg dan Pilpres 2019, Zarli Yanto, ST, sebagai pemaparan Narasumber II Pengawasan Pemilu dan Generasi muda dalam mengawasi pelaksanaan Pemilu Pileg dan Pilpres 2019.

Dalam kata sambutan Ketua Banwaslu Aceh Selatan, Baiman Fadli S.H menyampaikan “kekecewaannya terhadap pemerintah daerah dikarnakan ketidak hadiran nya di acara sosialisasi yang sedang berlangsung, ini adalah sebuah pelecehan atau sebuah penghinaan bagi kami dan melecehkan institusi negara.

Lanjutnya “Bahwa untuk menjaga dan untuk menjamin agar pemilu berjalan sesuai ketentuan, diperlukan suatu¬† pengawasan terhadap jalan nya Pemilu.

Selain pengawasan dari Banwaslu disamping itu terdapat juga pengawasan oleh masyarakat terhadap jalan nya proses Pemilu yang disebut juga dengan pemantauan Pemilu, ada nya partisipasi masyarakat dalam melaksanakan pengawasan pemilu ini adalah bentuk dari susunan Hak dari Warga Negara.

Oleh karna itu dalam sosialisasi ini kami dapat menyampaikan empat hal yang akan dilaksanakan Banwaslu Kabupaten Aceh Selatan yaitu, Satu, perluasan pengawasan jaringan pada kelompok strategis diantaranya adalah adik – adik calon pemilih serta kelompok pemuda yang akan memilih nantinya.

Kedua pengembangan mode pengawasan partisipatif hal ini juga tercermin dari kegiatan kita pada hari ini, dimana kami Banwaslu Aceh Selatan, menampilkan acara Рacara dengan nuansa yang berbeda, dengan harapan tumbuh serta berkembangnya pengetahuan  arti pentingnya pemilu yang merupakan sarana penyampaian makna kedaulatan Rakyat, Hal ini sebagai mana yang dimaksudkan dalam pasal 1 ayat 2 Undang Рundang Republik Indonesia Tahun 1945.

Ketiga pengembangan pusat data dan belajar untuk pengawasan Pemilu, kemudian akan kami lakukan dalam periode waktu berjalan, dimana kita sedang mempersiapkan rencana – rencana Strategis yang selanjutnya akan kami sediakan kepada masyarakat Aceh Selatan nantinya dalam bentuk pojok pengawasan, yang didalam nya terdapat buku bacaan, yang buku tersebut salah satunya adalah merupakan catatan kami yang berbasis data dan informasi yang kami peroleh dari sumber – sumber yang terpercaya, hal itu kami kemas dalam catatan akhir tahun 2017 dengan judul menerisik kesiapan Banwaslu Aceh Selatan Tahun 2019.

Dan yang ke empat yang terakhir, pengembangan strategis kampanye pengawasan pemilu yang mampu mendorong penguatan tingkat partisipasi masyarakat dalam pengawasan dan pelaporan pelanggaran Pemilu.

Setidak nya kelompok – kelompok Strategis yang mulai kami dekati secara persuasi nantinya akan menjadi kelompok besar, dimana akan menjadi pengawas pemilu, untuk mengajak masyarakat agar dapat menggunakan hak pilih nya, ikut mengawasi proses pemilu tahun 2019 nantinya. ( Fjr )

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

To Top
error: Content is protected !!