Banda Aceh – Aceh Monitor Com. Mulai Hari ini , Jum’at (27/4/2018), PT. Lembaga Keuangan Mikro Syariah Mahirah Muamallah Syariah (MMS) resmi beroperasi. Grand opening lembaga keuangan ini , dilakukan oleh Wali Kota Banda Aceh, H Aminullah Usman SE Ak didampingi Wakil Wali Kota, Drs H Zainal Arifin dengan membuka selubung papan nama.
Kantor PT MMS terletak di Jalan Daud Beureueh, Simpang Lima Banda Aceh. Pada acara grand opening, Aminullah juga berkesempatan menandatangi prasasti yang disaksikan langsung oleh pihak BI, OJK, anggota DPRK dan Dirut PT MMS, T. Hanansyah SE Ak.
Dalam sambutannya, Wali Kota menjelaskan proses panjang hadirnya lembaga keuangan syariah tersebut. Katanya, butuh waktu yang relatif lama mulai dari persetujuan kepada DPRK, pengurusan perizinan di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan juga melakukan komunikasi dan bimbingan dari Bank Indonesia.
“Memang butuh waktu merealisasikan hadirnya lembaga ini karena prosesnya panjang. Banyak yang sudah bertanya-tanya kapan beroperasi dan Alhamdulillah hari ini janji itu kita tunaikan bertepatan dengan suasana HUT Kota,” ujar Aminullah disambut tepuk tangan seluruh hadirin.
Kehadiran Lembaga Keuangan Mikro Syariah ini nantinya diharapkan dapat memberikan dukungan pembiayaan kepada masyarakat kecil yang membutuhkan modal usaha.
“Warga kita yang membutuhkan modal usaha dalam jumlah kecil bisa ke PT MMS ini. Seperti pedagang ikan, yang misalnya membutuhkan modal Rp.500.000, untuk bisa berjualan, yang mungkin kalau di Bank tidak dapat dilaksanakan . Nah, PT MMS ini bisa masuk dan membantu,” ujar Aminullah.
Wali Kota, menambahkan selain untuk memberikan bantuan modal usaha, kehadiran Lembaga ini diharapkan dapat melepas warga dari jeratan rentenir.
Kepada jajaran direksi Lembaga ini, Aminullah berpesan agar dapat bekerja keras dan mampu merebut pasar ekonomi syariah yang semakin menjanjikan.
“Pasar ekonomi syariah semakin menjanjikan, Ini peluang dan kita harus mampu merebut kesempatan ini,” pinta Wali Kota yang juga Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Provinsi Aceh ini.
Bertepatan dengan acara grand opening, Wali Kota menyerahkan secara simbolis pinjaman perdana untuk tiga orang warga. Ada tiga profesi berbeda yang diberikan pembiyaan perdana oleh PT MMS, yakni M Zamzami seorang penjual Mie. Pada kesempatan ini, Wali Kota juga menyerahkan dana sosial kepada Lismawati (penjual lontong) dan Nuraini (penjual sayur).
Selain itu walikota mengajak seluruh warga kota , untuk mendukung dan memberikan supportnya , agar lembaga Keuangan Mikro Syariah Mahirah Muamallah Syariah dapat berjalan dengan baik.
Sesaat sebelum meresmikan operasional Kantor lembaga ini, Wali Kota melantik jajaran Direksi, Dewan Komisasri dan Dewan Pengawas PT. LKMS Mahirah Muamallah.
Di jajaran Direksi, Wali Kota melantik Teuku Hanansyah SE Ak sebagai Direktur utama dan Mufied Alkamal, S.Sos.I, SE sebagai Direktur.
Untuk jajaran Dewan Komisaris, Wali Kota melantik Ir Bahagia DiplSE sebagai Komisaris Utama dan Muhammad Daud sebagai Komisaris.
Sedangkan Dewan pengawas dilantik Tarmizi Muhammad Daud S.Ag M.Ag sebagai Ketua dan Firdaus Adnan S.HUT sebagai anggota. (Rel)
