IPTEK

Teknologi CBS Fitur Keamanan Demi Keselamatan Pengguna Honda

Jakarta – Aceh Monitor Com (AMC). Sejatinya teknologi diciptakan untuk memberikan efek rasa aman & nyaman bagi pengguna sepeda motor saat melakukan aktifitas berkendara, seluruh produsen sepeda motor berlomba lomba mengaplikasikan teknologi sebagai fitur tambahan di kendaraan yang mereka produksi, demi mendapatkan hati dari calon pembeli.

Kordinator Safety Riding PT. Capella Dinamik Nusantara Reza Novendri mengatakan, “ Dengan teknologi CBS ini dapat menstabilkan sepeda motor Honda ketika melakukan pengereman yang tidak proporsional atau disaat pengeremen mendadak, sehingga membuat penggunan tetap merasa aman dan nyaman” katanya hari ini , Jumat 26/04/19.

Honda meyematkan Teknologi CBS ( Combi Brake System ) di hampir seluruh varian tipe matic produksinya,
Adapun fitur keamanan tersebut dimaksudkan untuk membantu serta memperbaiki kerja mekanisme pengereman yang tidak proporsional disaat pengendara melakukan kesalahan pengoperasian rem terutama disaat mendadak, hal ini sering terjadi terlebih sebagian besar pengguna sepeda motor matic tergolong pemula atau didominasi kaum hawa.

Pengereman yang tidak proporsional berdampak sekali terhadap keseimbangan sepeda motor tersebut,terutama saat proses sebelum berhenti kendaraan hingga mendekati sasaran objek yang di antisipasi.

Secara teori “ Pengereman efektif yang aman dilakukan menggunakan kedua rem secara bersamaan di sepeda motor (depan-belakang) dengan porsi bobot yang lebih besar ditujukan pada rem depan sekitar 60 s/d 70 % , selebihnya ditujukan ke rem belakang, hal ini untuk mengantisipasi sepeda motor ngepot atau tergelincir tidak terkendali.

Buat kamu pengguna sepeda motor matic Honda gak usah khawatir, hal ini tentunya sudah diantisipasi , So…buat teman semuanya sekarang tau dong produsen sepeda motor yang sangat peduli akan keselamatan penggunanya..!!! #Cari_aman pilih sepeda motor Honda. (rel)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

To Top
error: Content is protected !!