Banda Aceh – Aceh Monitor Com. Terkait penemuan adanya bangunan tembok dibawah tanah , yang dilakukan tim ahli dari ITB Bandung Prof. Dr. Ir. Eng. Teuku Abdullah Sanny ( Guru Besar ITB, pemegang hak paten Georadar, arkeolog dunia) di area IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah), AREA KERAJAAN ACEH DARUSSALAM samping Tempat Pembuangan Akhir/ TPA Sampah , Gampong Pande.beberapa hari yang lalu.
Kepala dinas pendidikan dan kebudayaan kota Banda Aceh Syaridin S.Pd, M.Pd , meminta agar penemuan tersebut dapat dibuktikan dengan melakukan penggalian , agar nyata dan publik bisa melihat secara langsung hasil temuan itu .
“Kalau benar , di area ipal ada di temukan bangunan di bawah tanah , kemungkinan akan menindaklanjutinya temuan tersebut , untuk melestarikan temuan – temuan yang didapatkan dari tim Georadar ” jelas Syaridin kepada Aceh Monitor Com. Kamis 08/03/18.
Ia menambahkan , untuk memfasilitasi hal tersebut dinasnya , tidak bisa mengambil keputusan tanpa intruksi dari walikota , wakil walikota serta dukungan Dprk yang menentukan untuk memfasilitasi hal tersebut.
“Karena program ini , bukan program wajib yang sudah dituangkan dalam program kerja tahun 2018, walaupun ini bagian dari dinas pendidikan dan kebudayaan , namun kalau intruksi dari walikota kami tidak bisa menolak , karena itu merupakan tupoksi dari dinas pendidikan dan kebudayaan ” sebut Syaridin yang turut didampingi Kabid kebudayaan Deswita.
Tapi intinya , kita semua ingin itu dibuktikan sesuai dengan temuan sistim Georadar , yang menyebutkan adanya bangunan tembok kuno di wilayah tersebut untuk dibuktikan ke masyarakat. Tutup Syaridin. (van)

