KABAR DARI ACEH

Terkait Tapal Batas Pembangunan Rumah Sakit Pratama di Aceh Selatan , Abdul Rafur Angkat Bicara

Redaksi

 

 

 

 

Banda Aceh – Aceh Monitor com. Klaim lokasi pembangunan rumah sakit  Pratama di antara dua desa yakni Rantau Binuang dan Gampong Kedai Runding, Kecamatan Kluet Selatan.sampai saat ini belum mendapatkan solusi terkait hal itu Puluhan Masyarakat yang hadir di lokasi rencana pembangunan Rumah Sakit Pratama tersebut langsung membuat kegiatan pembersihan lokasi pembangunan RS Pratama yang sedang dikerjakan oleh operator alat berat terhenti.

Warga yang hadir meminta agar aktivitas tersebut tidak dilanjutkan hingga persoalan terkait penamaan lokasi dan hal lainnya diselesaikan Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan.

Namun hal itu juga mendapatkan respon langsung oleh Keuchik Gampong Kedai Runding Kecamatan Kluet Selatan Dasri dan warganya.

Sempat terjadi perdebatan antara Keuchik Gampong Rantau Binuang dengan Keuchik Gampong Kedai Runding, terkait lokasi yang di klaim Keuchik Gampong Kedai Runding merupakan wilayah desanya.

Menyikapi hal ini , salah satu putra daerah tersebut angkat bicara terkait tapal batas antara dua Gampong ini.

“Kita meminta pemerintah kabupaten Aceh Selatan dapat menyelesaikan persoalan ini dengan sebaik – baiknya , tanpa ada yang saling dirugikan ,” tegas Abdul Rafur yang juga anggota DPRK kota Banda Aceh.dari partai Nasdem , Sabtu 06/05/23.

Sebagai putra daerah , Abdul Rafur merasa prihatin dengan apa yang terjadi di tanah kelahirannya , apalagi merugikan orang banyak terutama warga setempat.

“Saya pribadi tidak akan diam dengan permasalahan. Ini  dan saya akan berjuang untuk hak hak mereka yang dirugikan ,” tambah Abdul Rafur .

Abdul Rafur juga berharap agar Pemkab Aceh Selatan dapat mencari wib – win solution agar tidak terjadi konflik berkepanjangan antara dua Gampong ini

“Selesaikan dengan baik , dan sesuakan dengan batas Gampong sesuai dengan perjanjian antar Gampong dan kita semua berharap agar persoalan ini bisa terselesaikan ,” ujar Abdul Rafur.

Abdul Rafur menambahkan , bahwa tempat yang akan di bangun rumah sakit Pratama tersebut merupakan daerah Gampong Rantau Binuang.

‘Bisa di cek kebenaranya , kalau itu merupakan wilayah dari Rantau Binuang dan kita punya bukti akan itu,” kata Abdul Rafur

Sementara itu .Keuchik Rantau Binuang Marhibunis meminta agar Pemerintah Aceh Selatan segera menyelesaikan permasalahan tersebut, sebab sebelumnya baik rekomendasi dari rumah sakit pihaknya dilibatkan.

Bahkan pihaknya juga telah melakukan pertemuan antara perangkat desa dan bupati Aceh Selatan serta pejabat lainnya di kantor bupati Aceh Selatan untuk membahas masalah tersebut.

“Kami meminta pemerintah Aceh Selatan untuk menelusuri kembali data-data awal baik batas dan lainnya untuk dapat dipergunakan sebaik-baiknya,” ucap Keuchik.

Keuchik melanjutkan warganya sangat mendukung pembangunan rumah sakit Pratama tersebut, namun meminta agar pemerintah juga serius menanggapi persoalan yang muncul di masyarakat.

Hal yang sama juga disampaikan salah seorang warga Rantau Binuang, Jalaluddin, menurutnya Bupati Aceh Selatan harus mengambil sikap agar tidak terjadi permasalahan antar masyarakat akibat klaim lokasi pembangunan RS Pratama.

“Sebelumnya bupati telah berjanji akan membentuk tim untuk penyelesaian klaim batas desa antara Rantau Binuang dengan Kedai Runding, namun hingga sekarang belum terlaksana,” ucapnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

To Top
error: Content is protected !!