Banda Aceh – Aceh Monitor Com.Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Republik Indonesia (GNPK-RI) melakukan silaturahmi dan konsolidasi organisasi dengan pengurus DPD GNPK Provinsi Aceh, Selasa (20/02/18) di Sekretariat GNPK Batoh.
Sekretaris Jendral DPP GNPK-RI, Afrizon Aroes mengatakan , tujuan didirikan organisasi ini karena persoalan yang terjadi di tengah masyarakat Indonesia, khususnya kasus korupsi yang merajalela dari hulu ke hilir.
“Perilaku korupsi yang sedang terjangkiti di negeri ini jangan sampai menular kepada generasi berikutnya,’ ujar Afrizon.
” Kasus korupsi bisa terjadi dimana saja dan oleh siapa saja, saat ini negeri kita dalam keadaan darurat korupsi dimana pelakunya tidak hanya di tingkat pusat , tapi sudah merambah ke tingkat desa sekalipun,” sebutnya.
Aparat desa kerap melakukan penyelewengan dana secara sadar maupun tidak sadar karena kurangnya pemahaman, maka kita harus hadir mengawal dan mencegah dengan memberikan pemahaman kepada semua pihak” ungkap Afrizon didepan pengurus.
Selain itu, pengurus DPP GNPK-RI juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan periode 2018-2023 kepada pengurus baru GNPK-RI Aceh.
Selanjutnya pengurus baru tersebut berkewajiban melaksanakan pelantikan dan mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Khusus (Diklatsus) tingkat taruna.
” Semua pengurus yang bergabung di GNPK-RI ini berkewajiban mengikuti Diklatsus guna memahami kode etik dan tugas kerjanya dalam organisasi ini, sehingga saat berada di tengah-tengah masyarakat bisa mencari solusi,’ ungkap Wasekjen, Nana Supriatna.
Sementara itu , Ketua GNPK-RI Aceh, Ahmad Adamy mengharapkan dukungan pada seluruh pengurus dan stakeholder, sehingga amanah yang saya emban ini dapat berjalan dengan baik.
“Amanah ini tidak bisa saya jalankan, tanpa bergandengan tangan dalam menjalankan roda organisasi ini, maka dari itu ia pun berharap , agar kedepannya semua pengurus dapat menyamakan persepsi untuk menjalankan cita-cita organisasi ini”, tutup , Ahmad Adamy. (fud)

