Redaksi
Banda Aceh – Aceh Monitor com. Ketua Umum PSSI Banda Aceh, Heri Julius menyampaikan apresiasi atas perjuangan para pemain yang berhasil mengantarkan timnya melaju ke partai final Turnamen Sepakbola Eksekutif U-45 antar-kecamatan se-Kota Banda Aceh.
Heri Julius yang juga menjabat Ketua KONI Banda Aceh dan Anggota DPRA ini menilai keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja keras, kekompakan, serta semangat para pemain sepanjang turnamen.
Ia secara khusus memberikan penghargaan kepada Sekretaris Umum PSSI Banda Aceh, Khaidir TM, serta legenda Persiraja Dahlan Jalil, dan seluruh pemain lainnya yang dinilai mampu menunjukkan dedikasi tinggi di lapangan.
Menurut Heri, keberhasilan menembus final setelah menghadapi tim kuat Ulee Kareng menjadi bukti bahwa para pemain mampu mempertahankan konsentrasi dan kebersamaan hingga pertandingan harus diselesaikan melalui adu tendangan penalti.
“Alhamdulillah, saya sangat bangga dengan perjuangan seluruh pemain. Mereka menunjukkan semangat, kekompakan dan dedikasi yang luar biasa hingga akhirnya berhasil memastikan tiket ke final,” ujar Heri.
Ia mengatakan, pertandingan semifinal menjadi salah satu ujian penting bagi PSSI Banda Aceh.
Dalam situasi pertandingan yang berlangsung ketat, para pemain tetap mampu menjaga mental dan tidak kehilangan fokus meski hingga waktu normal berakhir belum ada gol tercipta.
Heri juga mengapresiasi pengalaman para pemain senior yang mampu menjadi motivasi bagi rekan-rekannya selama pertandingan.
Kehadiran sejumlah pemain berpengalaman dinilai memberikan warna tersendiri dalam perjalanan PSSI Banda Aceh pada turnamen tersebut.
Kini, PSSI Banda Aceh hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mengangkat trofi Turnamen Sepakbola Eksekutif U-45 yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Republik Indonesia.
Pada pertandingan puncak, PSSI Banda Aceh akan berhadapan dengan Syiah Kuala.
Kedua tim sama-sama tampil konsisten hingga berhasil mengamankan tiket final.Heri berharap seluruh pemain dapat mempertahankan semangat dan kekompakan saat menghadapi laga penentuan.
Ia juga mengingatkan agar para pemain tetap menjunjung tinggi sportivitas serta menjadikan pertandingan sebagai ajang mempererat silaturahmi antar-kecamatan di Kota Banda Aceh.
“Final tentu akan menjadi pertandingan yang berbeda,” tutur dia.
“Kami berharap pemain tetap fokus, menjaga kekompakan dan memberikan penampilan terbaik. Yang paling penting, junjung sportivitas,” katanya.
Pertandingan final yang akan dipentaskan, Senin (24/08) sore diprediksi berlangsung menarik karena PSSI Banda Aceh dan Syiah Kuala sama-sama memiliki ambisi menutup rangkaian turnamen dan keluar sebagai yang terbaik.
