Bireuen – Aceh Monitor Com. Warga Bandar Bireuen Kecamatan Kota Juang mengeluh akan minimnya perhatian dari Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup dalam menjaga kebersihan dilingkungan seputar Kota.
Jelas terlihat tumpukan lumpur yang bercampur sampah dari saluran got , yang bertumpukan tidak diangkut oleh petugas dari dinas tersebut sehingga menimbulkan bau dan mengganggu keindahan lingkungan di pusat Kota Kabupaten Bireuen .
Berdasarkan pantauan Media Aceh Monitor Com.Jumat, (15/2/18) pagi mulai dari arah barat jalan andalas sampai ke timur jalan ramai terlihat tumpukan dari sampah selokan dengan warna hitam pekat disetiap halaman ruko saat itu .
Menurut keterangan Amran (40) warga Bandar Bireuen kepada media ini menjelaskan petugas kebersihan memang membersihkan kawasan ini, akan tetapi hanya mengangkut sampah yang ada pada tong sampah dihalaman toko saja.
“Seharusnya tumpukan sampah dari got yang dibersihkan warga secara bergotong royong itu juga bisa mereka angkat sekalian jangan dibiarkan begitu saja terpaksa harus ongkosin orang lagi untuk membuangnya sementara iuran retribusi yang dikutip setiap bulannya selalu kita bayar” Jelas amran dengan nada kesal
Sementara itu, Keuchik Bandar Bireuen Adnan Adam yang didampingi Kepala dusun Bandar Timur ketika itu berada dilokasi menyampaikan sangat menyesali keluhan yang dialami warganya itu, ia berharap kepada Pemerintah khususnya Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Bireuen mendukung dan membantu serta berkerja sama untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitarnya.
“Saat ini warga cukup antusias dalam mengikuti program gotong royong Jumat bersih yang kita galakkan ditengah masyarakat , Bandar Bireuen maka akan lebih sempurna ketika program ini didukung penuh oleh Pemerintah dalam hal ini dinas yang bertanggung jawab dalam menangani bagian sampah di Wilayah Bireuen agar dapat memberikan perhatian khusus menanggapi masalah ini demi terciptanya lingkungan bersih dan indah di Kabupaten yang kita cintai ini” . tutupnya (duta)

