Banda Aceh – Aceh Monitor Com (AMC). Puluhan marketing developer , pelaku UKM dan Mahasiswa mengikuti pelatihan untuk menjadi marketing property , yang diprakarsai DPD Apersi Aceh. Kegiatan tersebut berlangsung di kantor DPD Apersi setempat , Rabu 06/03/19.
Pelatihan berlangsung setengah hari itu , turut menghadirkan narasumber dari Bank BNI Aceh , Yusmadi Usman.
Yusmadi Usman , kepada Aceh Monitor Com mengatakan untuk menjadi marketing developer tidak hanya handal , tapi juga dibutuhkan efektif.
“Salah satunya harus bisa memastikan pembeli dari segmentasinya , berawal dari situ pada akhirnya bisa paham berkas – berkas persyaratan apa saja yang diinginkan dari Bank , dengan begitu akan mengefektifkan pelayanan perbankan kepada pemohon KPR ” jelas Yusmadi Usman.
Yusmadi Usman menambahkan , karena mereka ini masih awam pasti ada kendala – kendala yang dihadapi , salah satunya cara menghitung penghasilan dan menghitung nilai rumah.
“Seperti speksifikasi , infrastruktur dan lokasi , itu sangat mempengaruhi nilai rumah , dan ini menjadi salah satu nilai acuan kredit yang diberikan oleh Bank dalam hal KPR ” ungkapnya lagi.
Ia juga memberikan apresiasi sebesar – besar nya terhadap Apersi Aceh , menurutnya Apersi tidak hanya mementingkan bisnis jual rumah semata , tapi juga memberikan manfaat nya kepada masyakat.
” Sama – sama kita ketahui , peserta tadi bukan hanya dari pihak marketing developer , tapi ada pelaku UKM dan mahasiswa itu menjadi edukasi yang baru bagi mereka ini ” ujarnya.
Sementara itu ketua DPD Apersi Aceh , Afwal Winardy menyebutkan pelatihan marketing ini agenda rutin Apersi dan ini yang ke tiga kalinya.
Afwal Winardy menambahkan , tujuan kegiatan ini ialah untuk menyampaikan keberadan Apersi itu tetap eksis dalam membangun rumah terutama subsidi dan komersil.
Ia menjelaskan , marketing belum begitu paham bagaimana menjual produk dan bisa meng gol kan rumah KPR.
“Dilapangan sering kita melihat banyak penolakan dari perbankan dan lama prosesnya , yang menjadi permasalahanya justru ketidaktahuan marketing terhadap datanya, pendapatan perbulan pemohon KPR dan lain sebagainya ” sebut ketua Apersi Aceh.
Afwal Winardy mengatakan , dengan adanya pelatihan ini , minimal marketing bisa memahami sedikit banyak tentang menjual rumah serta segmen mana saja yang di tawarkan.
Afwal Winardy sangat berharap agar dari pelatihan ini dapat membantu produk – produk yang dibangun oleh anggota Apersi Aceh.pintanya (van)
