Banda Aceh – Aceh Monitor Com (AMC). Kakanwil Kemenag Aceh, Drs HM Daud Pakeh yang diwakilkan kabid penyelenggara haji dan umrah Samhudi , S.Si mengatakan , pemerintah pusat telah mengeluarkan RPH (Rencana Perjanalan Haji) tahun 2019.
“Tanggal pertama masuk asrama haji 6 Juli dan tanggal 7 berangkat , ini untuk nasional ” sebut Samhudi kepada Aceh Monitor Com , jumat 22/03/19.
Sementara untuk Aceh saat ini belum ada kepastian gelombang pertama atau kedua dan kita masih menunggu itu.
Akan tetapi sambil menunggu , kita sudah mempersiapkan pelatihan petugas di asrama haji dan kita mendapat kuota untuk 11 kloter kali 5 jadi ada 55 orang
Selanjutnya , masih kata Samhudi , untuk mendukung RPH tersebut , adanya pelunasan BPIH tahap pertama “1593 orang se – Aceh , ini sudah hampir 36 persen “kata Samhudi.
Samhudi menambahkan , persiapan lainya Biometrik , ini sebenarnya pekerjaanya imigrasi Arab Saudi , tetapi mereka meminta agar proses ini dipindahkan ke Indonesia.
“Untuk kenyamanan jamaah , karena selama ini biometrik di sana membutuhkan tiga – empat jam dibandara, oleh karena itu proses itu dipindahkan kemari “ungkapnya.
“Kita cuma punya satu titik di Aceh yaitu kota Banda Aceh , jamaah dari kabupaten – kota akan ke Banda Aceh , ini konsep lamanya ” ujar Samhudi.
Ia menambahkan , telah mengusulkan titik penambahan layanan dan kalaupun titik pelayanan tidak disanggupi , kita coba mengajukan pelayanan mobil bergerak dan ini juga belum ada kepastian.
“Kalau ini juga belum terlaksana , tetap dengan konsep lama dan semua jamaah berada di Banda Aceh ” tutup Samhudi (van)
