BANDA ACEH-Aceh Monitor Com. Komisi IV DPRA melakukan Kunker ke Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Selasa (16/5/2017) siang tadi. Kunjungan ini terkait penggunaan anggaran Otsus Aceh atas pembangunan lanskap, payung hidrolik dan peningkatan kapasitas jemaah di masjid kebanggaan rakyat Aceh.
Dalam kunjungan yang dipimpin langsung Ketua komisi IV Tgk. Anwar tersebut, terdapat beberapa temuan atas pembangunan Masjid Raya Baiturrahman yang beberapa waktu lalu diresmikan Wakil Presiden Jusuf Kalla.
“Kita sudah mengecek dan ada beberapa temuan tadi di lokasi,lalu kita mempertanyakan kepada pihak rekanan PT. Waskita Karya, apakah dapat menyelesaikan atau tidak sesuai dengan kontrak yang telah ada,” sebut Tgk. Anwar kepada wartawan di sela-sela kunjungan tersebut.
Dari informasi yang didapat yang kita dapatkan , pihak Waskita Karya telah mengajukan perpanjangan adendum.
“Info yang kami terima, rekanan sudah melakukan adendum supaya mereka dapat menyelesaikan finising pembangunan tersebut dengan tepat waktu “jelasnya
Dalam kunjungan tersebut, komisi yang membidangi pembangunan dan tata ruang tersebut mendapat informasi data real di lokasi proyek pembangungan landscape dan infrastruktur Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh yang dikerjakan PT. Waskita Karya (Persero) Tbk
“Dari sumber dana Otsus dengan anggaran pertahunnya adalah, tahun 2015 sebesar Rp 81.000.000.000, tahun 2016 Rp 315.345.210.400 dan tahun 2017 Rp 61.779.329.600,” ujar Tgk. Anwar
Ada kejanggalan dalam proyek tersebut diantaranya elektrik yang ditambal karena bocor, di lantai bawah tempat wudhu terlihat ada kebocoran ,di plafon gypsum dan adanya pengerjaan mix atau mengaduk semen langsung di atas marmer.
Hal ini juga disaksikan langsung anggota Tim Komisi IV DPRA yang melakukan kunker tersebut, di antaranya Ketua Komisi Tgk. Anwar Ramli, Asrizal H. Asnawi, Zulfadhli, Abdurrahman Ahmad, Hendri Yono, Tarmizi dan Tgk. Usman.(Adv)
