KABAR DARI ACEH

Ketua GEMA : Pertamina Sumbang PAD 171,3 Milyar ke Pemerintah Aceh

Banda Aceh – Aceh Monitor Com. Kebijakan Pemerintah Aceh dalam progam stickerting telah memabawa dampak signifikan dari jumlah penurunan pemakaian premium dan kenaikan jumlah pemakaian pertamax.

“Memang ditahun ini Pendapatan Asli Daerah (PAD) dikuartal pertama mencapai 171,3 milyar , ini lebih rendah dari tahun yang lalu diakibatkan pandemi covid 19,” kata ketua GEMA , Hadi Saputra. Jumat 2/10/20.

“Namun persentasi Aceh masih lebih baik dari pada daerah lain diangka minus 5% kebawah, kalau dilihat dari pemakaian premiun turun menjadi sebanyak 12,5 % dan pemakaian pertamax mengalami kenaikan sekitar 4%,” tambahnya lagi

Selain itu kebijakan tersebut telah mengurai antrian panjang kendaraan SPBU, yang sebelumnya pemerintah banyak mendengar keluhan dari masyarakat terkait antrian panjang untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM).

“Selain meningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), kebijakan yang di dukung Pemerintah Pusat, mulai di rasakan dampaknya oleh masyarakat kecil,terutama kalangan Abang becak dan para angkutan umum serta para pelaku usaha kecil skala rumah tangga ,” ujar Hadi Saputra,

Hadi Saputra, menyebutkan, di samping itu, berdasarkan data Badan Pusat Statiskit (BPS) Provinsi Aceh, pertumbuhan ekonomi Aceh masih baik di banding nasional meski terdampak pandemi, yang dirilis Agustus lalu,triwulan kedua tahun 2020. Berdasarkan data Badan Pusat Statiskit (BPS) pertumbuhan ekonomi Provinsi Aceh hanyan turun 1,82 persen bila di bandingkan periode yang sama tahun lalu.

Pertumbuhan ekonomi Aceh masih lebih baik dibanding nasional, meski terdampak pandemi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh yang dirilis Agustus lalu, triwulan kedua tahun 2020, pertumbuhan ekonomi Provinsi Aceh turun 1,82 persen bila dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Wabah Covid-19 telah memaksa masyarakat mengurangi mobilitas harian secara langsung, himbauan tinggal dan bekerja dari rumah, berimbas pada penurunan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) di awal masa pandemi. Berdasarkan laporan pertamina, bidang Marketing Operation Region (MOR) I mencatat, bahwa penurunan konsumsi BBM sempat menyentuh angka 30 persen.

Kendati demikian, Pertamina tetap berupaya memberikan kontribusi optimal bagi Pemerintah Provinsi Aceh. Salah satunya melalui sumbangsih pada pendapatan asli daerah (PAD) lewat setoran Pajak Bahan Bakar Kendaraan (PBBKB) di Provinsi Aceh.

“Kita Berharap Program stikering ini mendapat dukungan penuh dari masyarakat Aceh.karena program tersebut telah berdampak positif dan juga terbukti meningkatkan Pendapatan Asli daerah(PAD)serta sangat berdampak positif bagi pelaku usaha kecil Dalam mendapatkan BBM,” ungkapnya.

“Namun sangat kita sayangkan,ada oknum oknum yang menggiring isu dan menyudutkan pemerintah terhadap kebijakan tersebut”, tegas ketua GEMA ACEH.

Lebih lanjut, Ketua GEMA, mengharapkan, Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) mendukung penuh kebijakan ini mengingat kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bukan saja terjadi di Aceh, namun kelangkaan BBM terjadi secara Nasional di seluruh Provinsi.

Selama ini, tambah Hadi Saputra, Dewan Perwakilan Rakyat Aceh(DPRA) selalu mengkritisi kebijakan pemerintah yang pro terhadap kepentingan Rakyat. Kedepan kita mengharapkan kedua lembaga tinggi tersebut dapat bersinergi dalam membangun Aceh ke Arah yg lebih baik, demi mengujutkan Aceh Hebat, Demikian pungkas,ketua GEMA, Hadi Saputra,yang juga lulusan Pertamina Maritim Training Center (PMTC) jakarta timur yang juga pernah bekerja di Kapal Tanker Pertamina. ( ..)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

To Top
error: Content is protected !!