Laporan : Yusri VE
Aceh Timur – Aceh Monitor com. Dua orang tokoh besar Aceh yang memiliki hubungan dan benang merah yang sangat erat dengan kabupaten Aceh Timur, ditemui bersamaan oleh jurnalis Aceh Monitor di salah satu Caffe di Banda Aceh, 15/09/2023.
Kedua tokoh tersebut, yaitu Cut Farah Nazla cucu dari pejuang Aceh Alm. Tgk. Amir Husin A-Mujahid atau anak dari Alm. H. Helmi Mahera Al-Mujahid adalah salah satu aktifis perempuaan KAPPPAH Aceh yang sangat aktif dengan berbagai kegiatan sosial dan kemanusian yang sangat viral saat ini di Aceh. Sementara Kombes. pol. Purn. Ridwan Usman merupukan mantan Kapolres Aceh Timur yang memangku jabatan selama 4 tahun lebih di wilayah itu.
Kedua tokoh tersebut, memiliki pandangan yang berbeda terhadap Aceh Timur, namun keduanya tetap memberikan apresiasi kepada pemerintahan Aceh Timur yang terus memacu dengan pembangunan di semua sektor, pasca MoU Damai RI – GAM di Helsinky 2005 lalu.
Kabupaten Aceh yang terdiri 24 kecamatan dan 513 gampong, dimata politisi perempuan dari Gerindra ini, masyarakatnya masih sangat jauh dari kondisi sejahtera.
“Aceh Timur termasuk daerah kaya minyak, tapi bila kita lihat kehidupan masyarakatnya masih banyak yang miskin, pemandangan itu bisa kita saksikan bila kita lihat di kawasan perkampungan nelayan dan masyarakat petani di perkampungan pedalaman”, ungkap Bacaleg DPRA no urut 3 dari Dapil 6 Aceh Timur ini serius.
Politisi perempuaan yang juga Bendahara Umum KAPPAH Aceh ini menambahkan, “Saya mengakui berbagai infrastruktur pembangunan sudah dibangun oleh pemerintah Kab. Aceh Timur selama ini, namun belum semua wilayah terjangkau, mungkin karena Aceh Timur termasuk kabupaten yang sangat luas di Aceh, oleh karena itu perlu kerja keras dan perjuangan lebih dalam mengusahakan dana pembangunan, baik di melalui APBA maupun APBN, sehingga kue pembangunan dapat merara dan dinikmati oleh mereka yang tinggal di wilayah terpencil sekalipun”, ujarnya.
Sementara, Kombes. Pol. Purn. Ridwan Usman saat diminta tanggapannya sebagai tokoh yang pernah lama menjabat Kapolres Aceh Timur mengatakan.
“Apa yang saya saksikan, selama saya menjabat di Aceh Timur, kehidupan masnyarakatnya sudah sangat aman dan sangat nyaman dalam melaksanakan aktifitas sehari-hari, pasca konflik. Dari sisi pembangunan, secara kasat mata kita bisa saksikan pembangunan sudah sangat maju, namun bila ditanya sudah merata atau tidak, pemkab Aceh Timur pasti melihat sektor prioritas yang bisa memberi kontribusi bagi kesejahteraan masyarakat”, jelas Ketua Purnawirawan Polri Aceh ini.
“Tentu semua butuh waktu yang pasti Pemerintahan Kabupaten Aceh Timur sejak saya menjabat Kapolres, saya melihat pemkab bekerja sesuai kebutuhan, bukan sesuai keinginan. Saya sudah lama tidak kesana, mungkin sekarang sudah lebih maju lagi”, tambah mantan Wadirkrimsus Polda Aceh ini.
Diakhir pembicaraan, Ridwan Usman berharap Pemilu 2024 ini masyarakat Aceh Timur dapat memilih wakil-wakil rakyat yang peduli dengan masyarakat Aceh Timur, “misalnya seperti Ibu Cut Farah Nazla ini”, ujarnya dengan senyum penuh canda.
