Banda Aceh (Aceh Monitor). Warga kota Banda Aceh dipenghujung tahun 2015 dihangatkan dengan hadirnya even Pameran Tunggal seorang seniman pelukis yang juga birokrat senior di jajaran Pemerintah Kab. Aceh Tamiang.
Sang seniman adalah Razuardi Ibrahim, beralamat tinggal jl.Todak Lampriek Banda Aceh. Pameran yang mengambil tempat di bangunan heritage Rumah Budaya simpang lima Banda Aceh tersebut dibuka oleh seorang penikmat seni yang juga Panglima Kodam Iskandar Muda Mayor Jenderal (TNI) Agus Kriswanto .
Dalam kata sambutannya Pangdam Iskandar Muda menyebutkan bahwa seni merupakan ungkapan jiwa, bila memiliki bakat seni maka akan muncul karya yang baik untuk dinikmati oleh sesama. Sementara bung Essex (nama panggilan akrab pelukis) menjelaskan proses karya yang ditampilkan sebanyak 40 lukisan yang dikerjakan dalam masa dua tahun disela-sela tugas rutinnya sebagai Sekretaris daerah Kab.Aceh Tamiang.
Kebanyakan lukisan karya Essex beraliran eksperionisme dengan menampilkan tokoh-tokoh dunia dan nasional yang masyhur dibidangnya. Acara pembukaan dimeriahkan oleh demonstrasi lukisan oleh para seniman Aceh dan diapresiasi oleh Mayjen.Agus Kriswanto dengan memberikan dana Rp.20 juta untuk hasil karya lukisan pemandangan pantai dan perahu nelayan yang diawali oleh goresan kuas perdana olehnya.
Disela-sela pernjelasan karya dan kritik desain yang disampaikan oleh para perupa dan seniman yang hadir diantaranya berasal dari Jogya dan Solo, Ketua IMBI (ikatan Motor Besar Indonesia) Aceh Ir. Iskandar Hadipriatna. sebagai promotor Pameran Tunggal Pelukis Essex menyampaikan bahwa karya seni oleh para seniman Aceh perlu diapresiasi tidak saja oleh Pemerintah daerah namun juga pihak swasta dan militer yang menunjukkan bahwa seni merupakan karya universal dan membuat suasana kehidupan menjadi menyenangkan.
Diantara yang hadir tampak kalangan seniman di Banda Aceh, perwakilan mahasiswa, kampus dan profesi dan juga rekan sejawat bung Essex yang merupakan alumni SMAN 3 Banda Aceh dan Fakultas Teknik Sipil Unsyiah. Bravo Bung Essex dengan karya –karya selanjutnya.(aar).
