
Raja 13 Tahun harus berjualan sampai Pukul 02.Pagi hanya demi untuk bertahan hidup dan biaya sekolahnya (Photo Aceh Monitor Com.Novi Adrian)
Banda Aceh-Aceh Monitor Com.Sungguh berarti kah Pendidikan di jaman sekarang ?jawabanya Yaa….Lihat lah Fenomena yang terjadi di atas jembatan Pante Pirak Banda Aceh , seorang bocah harus pontang panting mencari rezeki membantu orang tuanya berjualan Jamblang hanya untuk bertahan hidup dan juga untuk biaya Pendidikanya Kelak.
Bagi Bocah seumurnya Raja 13 Tahun waktu untuk bermain tidak dapat ia rasakan ,Ia dan juga bocah bocah lainya yang berjualan di diatas Jembatan Pante Pirak hanya dapat duduk sambil menjajakan Si Hitam Buah Jamblang dengan berharap daganganya laku terjual.
‘’Pagi saya sekolah , sore saya jualan Jamblang bantu orang tua untuk bertahan hidup serta biaya sekolah ‘’kata Raja yang bertempat tinggal di Ujong Batee Aceh Besar kepada Aceh Monitor Sabtu 16/06/16.
Raja yang sekarang masih duduk di bangku SMP ini menceritakan dirinya tidak ada waktu untuk belajar ,hari harinya di habiskan untuk berjualan ‘’Pagi Sekolah pulang sekolah tidur ,sorenya saya berjualan sampai Pukul 02.00 Pagi dan begitu terus ‘’jelas Raja dengan rada malu malu menjawab pertanyaan Aceh Monitor.

Bocah Perempuan lainya yang senasib dengan Raja juga berjualan Jamblang demi bertahan hidup dan biaya sekolahnya (Photo Aceh Monitor Com.Novi Adrian)
Udara dingin kadang harus ber basah basahan di karenakan Hujan , sering di rasakan Raja yang meng hiraukan begitu saja , tanpa harus memikirkan efek bagi kesehatan nya dan tetap tidak beranjak dari dagangnya.
‘’Sebelum habis jamblang nya belum boleh pulang sampai Pukul 02.00Wib walaupun Hujan saya tetap berjualan tanpa harus berteduh ‘’ujar Raja lagi yang terkadang daganganya tidak begitu laris
Raja yang menjual jamblang berkisar antara 10 ribu sampai 15 ribu ,bagi keluarganya tidak lah cukup namum itu di tempuhnya hanya untuk bertahan hidup dan biaya sekolah nya dengan mencari rezeki secara Halal.
Di satu sisi apa yang di lakukan Raja sungguh luar biasa demi bertahan hidup , demi biaya sekolahnya dan demi mencari rezeki secara Halal untuk keluarganya.
Namum di sisi lainya apa yang di lakukan Raja adalah salah , bocah seumurnya seharusnya tidak boleh di pekerjakan dan itu ada dalam UUD tenaga kerja, tapi apalah daya bagi seorang Raja yang hanya dapat menggais rezeki demi kelangsungan hidup keluarganya.(van)
