Banda Aceh – Aceh Monitor Com. Kepala Badan Pendidikan Dayah Aceh dr . Bustami Usman Kepada Aceh Monitor Com. Senin 19/02/18. Mengatakan walaupun anggaran belum final dan masih dalam pembahasan Tim TAPA dengan DPR- Aceh. Badan Dayah telah mengusulkan anggaran di tahun 2018 ini.
“Yang ada sama kita sekitar 200 Milyar lebih yang kita ajukan untuk anggaran 2018 ini ” sebut Bustami Usman.
Ia menyebutkan , 102 Milyar itu dana dari Doka atau dana kabupaten / kota dan dana 100 Milyar lagi itu dana dari Provinsi yang di peruntuhkan untuk guru dayah lebih kurang 30 Milyar dan selanjutnya untuk dayah perbaratan dan pagar air.
“Itu ada empat dayah perbaratan yakni Aceh Tamiang , Subulussalam , Singkil dan Aceh Tenggara ” katanya.
Selain itu , Bustami menjelaskan tahun ini juga ada pemberdayaan perekonomian dayah , yakni untuk 22 dayah dan selanjutnya kegiatan pelatihan , pemagangan santri di kediri .
Terkait pemberdayaan perekonomian dayah , ia menyebutkan akan membantu dayah untuk membuka usaha seperti swalayan yang nantinya akan kita namakan dayah Mart.
“Setelah kita berikan modal usaha , pimpinan dayah akan menyewa toko dan memasukan barang , mirip – mirip seperti Indomaret atau Alfa Mart ” jelas Bustami.
“Dengan begitu dayah bisa mandiri dan tahun ini ada 22 dayah , kedepan bisa lebih lagi untuk bantuan ini ” ujarnya.
Bustami juga mengatakan saat ini untuk tahun 2017 yang terdaftar di badan dayah , sekitar 750 dayah untuk seluruh Aceh. (T.is)

