KABAR DARI ACEH

Di Kyriad Muraya , KEL Di Bahas

Banda Aceh – Aceh Monitor Com. Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebijakan Aceh (P3KA) , rabu 21/02/18 menggelar WORKSHOP terkait Pengelolaan Kawasan Ekosistem Leuser (KEL) di KYRIAD Muraya Hotel.

Workshop tersebut dilaksanakan dalam bentuk Round Table Discussion. Kegiatan tersebut mengambil tema “Optimalisasi Pengelolaan Kawasan Ekosistem Leuser (KEL) di Aceh dalam Upaya Menekan Laju Kerusakan Hutan”.

Kurniawan S, S.H., LL.M selaku Direktur Eksekutif Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebijakan Aceh (P3KA) menyebutkan bahwa Round Table Discussion ini digelar dengan maksud untuk mendudukkan para pengambil kebijakan di Aceh guna menginventarisasi permasalahan dalam pengelolaan KEL sekaligus merumuskan rekomendasi atau alternatif solusi penyelesaiannya.

“Kegiatan ini merupakan kerjasama antara Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebijakan Aceh (P3KA) dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Aceh “jelasnya

Adapun yang hadir sebagai Narasumber yaitu , Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI yaitu Ir. Wiratno, M.Sc ,Dirjen Bina Pembangunan Daerah, Kementerian Dalam Negeri RI dalam hal ini diwakili oleh Direktur SUPD I yaitu Drs. Nyoto Suwignyo, MM , Dirjen Penataan Ruang, Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) RI dalam hal ini diwakili oleh Direktur Penataan Kawasan yaitu Agus Sutanto, S.T., M.Sc , Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Aceh yaitu Ir. Saminuddin B. Tou, M. Si

Kegiatan Round Table Discussion ini dibuka oleh Gubernur Aceh dalam hal ini diwakili oleh Nurdin, S.H., MH selaku Staf Ahli Bidang Politik, Hukum, dan Pemerintahan Setda Aceh.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur diantaranya unsur Pemerintah seperti BPN Kanwil Aceh, POLDA Aceh, KODAM IM. Selain itu juga kegiatan ini dihadiri oleh Pemerintahan Aceh (legislatif meliputi utusan DPRA dan eksekutif meliputi beberapa SKPA terkait seperti BAPPEDA Aceh, DPM PTSP Aceh, Distanbun Aceh, Dinas ESDM Aceh dan lainnya), kelembagaan adat, CSO, perwakilan lembaga riset serta berbagai utusan lainnya. Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh Bupati Aceh Tamiang dan DPRK Aceh Tamiang. Penyelenggara juga turut mengundang Bupati Aceh Timur dan Ketua DPRK Aceh Timur. (Rel)

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

To Top
error: Content is protected !!