Banda Aceh – Aceh Monitor Com. Ujian Nasional (UN) untuk siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) diselenggarakan mulai hari ini, 2 April hingga 5 April 2018. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) mencatat sebanyak 1.485.302 siswa dari 13.054 SMK mengikuti UN ini.
Sementara itu, UN untuk tingkat sekolah menengah atas (SMA) sederajat akan dilaksanakan pada 9 hingga 12 April dan sekolah menengah pertama (SMP) atau sederajat dimulai 23 hingga 26 April.
Dalam siaran pers yang dikirimkan ke redaksi Aceh Monitor Com Senin 02/04/18. Wakil ketua komisi A DPRK Banda Aceh, Ismawardi berharap pelaksanaan UN di Kota Banda Aceh yang dimulai pada pagi hari ini juga berlangsung lancar.
“Kami berpesan untuk seluruh siswa yang mengikuti UN untuk semangat belajar, konsentrasi, jangan lupa berdoa dan menjunjung tinggi kejujuran serta menjauhi kecurangan,”
Ismawardi menjelaskan prestasi memang penting tetapi jujur harus lebih diutamakan. Untuk itu dia berpesan pada siswa untuk percaya pada kemampuan sendiri.
Sementara itu untuk keperluan UNBK, pihak sekolah dan dinas pendidikan dan kebudayaan sebagai penyelenggara berkoordinasi dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) selaku penyedia pasokan listrik. Ini dilakukan agar pasokan listrik ke sekolah-sekolah terjamin saat berlangsungnya ujian berbasis komputer itu.
“Jangan sampai ketika ujian tengah berlangsung, listrik tiba-tiba mati. Tentu hal demikian bisa mengganggu kelancaran ujian,” sebutnya.
Selain jaminan pasokan listrik, sejumlah perangkat penyelenggara UNBK seperi operator, ‘help desk’, juga pelaksana lainnya sudah dipastikannya sudah siap.
Dikatakan Ismawardi, meskipun kecenderungan kebocoran soal UNBK kecil, tapi tetap berkoordinasi dengan kepolisian untuk turut mengawal dan memastikan pelaksanaan UNBK aman.
Kita berharap kerja sama semua pihak untuk mengsukseskan UNBK di Aceh khususnya Kota Banda Aceh, terutama dalam mengedukasi seluruh peserta didik agar tidak mudah percaya akan isu beredarnya kunci jawaban, tutup politisi Partai Amanat Nasional. (Rel)

