Banda Aceh – Aceh Monitor Com. Rapat koordinasi tentunya perlu melakukan langkah, bagaimana melaksanakan kegiatan bisa berjalan seiring dan sejalan, untuk mencapai tujuan yang ditetapkan , konteknya sertifikasi, koordinasi dari pusat sampai ke daerah,agar bisa berjalan sesuai dengan harapan dan ketentuan yang ada.
Hal itu disampaikan Kasubdit PTU Ditjen Perdis Kementerian Agama RI. Drs. Nurul Huda MA , kepada Aceh Monitor Com disela – sela acara Workshop sertifikasi Guru PAI Tahun 2018, kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh. Minggu (06/05/18) di Sultan Hotel Banda Aceh.
Dalam Workshop sertifikasi Guru PAI Tahun 2018 , dibuka langsung Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Syaridin , yang diwakili Sekretaris Muslem Yacob.M,Pd. Mengambil tema “Mewujudkan pembayaran TPG PAI yang efektif, efesien, transparan, Akuntebel” dan berlangsung dari tanggal 06 sd 08 Mei 2018.
Nurul Huda menambahkan, setiap kegiatan pasti ada kendala, sejauh mana kendala itu bisa kita kurangi seminimal mungkin, agar pelaksanaan sertifikasi ini bisa berjalan dengan baik dan tidak ada hambatan yang berarti, dengan tujuan koordinasi mengindari hambatan-hambatan teknis, baik didalam konsep , maupun diluar. Tegas Nurul Huda.
Sekretaris Perdidikan Aceh, Muslem Yacob. M,Pd , mengatakan , sangat mendukung langkah sertifikasi Guru.
“Agar tidak terjadi tumpang tindih untuk pembayaran tunjangan profesi Guru PAI, meski pun yang mengajar disekolah umum, yang terpenting perlu adanya koordinasi.” Sebut Muslem.
Sementara itu Kabid PAI Drs Saifuddin AR menyebutkan , sesuai dengan tema yang di angkat, sertifikasi guru PAI diberi kewenangan oleh Negara dan Pemerintah kepada Kementerian Agama, dengan berbagai upaya yang dilakukan, baik koordinasi, komunikasi, dimana prosesnya itu lebih cepat dan lancar, jelas Saifuddin.
Tahun 2018 Pihak Kementerian Agama telah menyusun dan mengeluarkan, menetapkan petunjuk teknis, yang terbaru, untuk proses pencairan tunjangan profesi guru, terutama PAI oleh kementerian Direktorat Pendidikan Agama Islam, agar satu pemahaman,
Panduannya dilaksanakan di Aceh. Maka dilakukan rapat koordinasi, sehingga diantara satu daerah dengan daerah yang lain sama bahasa dan kata , dalam menyampaikan dan melakukan pengawasan – pengawasan serta bahan – bahan dalam proses Guru PAI tersebut.
“Maka dari pada itu pihak penyelenggara Warkshop Sertifikasi Guru, tentu dengan narasumber yang mampu menjalankan panduan tersebut ” ujar Saifuddin.
Kegiatan Workshop Sertifikasi Guru PAI, diikuti 23 kabupaten /kota , sebanyak 46 orang, tambah Saifuddin. (pri)
