BIREUEN- Aceh Monitor Com.Program Keluarga Harapan (PKH) yang menurut Bank Dunia, Kementrian Keuangan, Tim nasional percepatan penanggulangan kemiskinan (TNP2K) dan Bappenas,ini adalah merupakan program palung singnifikan dalam menurunkan angka kemiskinan di indinesia”
Hal tersebut diungkapkan Mentri Sosial RI Hj Khofifah Indar Parawansa pada saat penyerahan langsung pencairan dana PKH untuk Kabupaten Bireuen berlangsung di Aula lama Setdakab Bireuen, Kamis (15/12)
Mensos Khofifah Indar Parawansa menjelaskan, kehadiran dirinya di Kabupaten Bireuen selain menyerahkan bantuan program Keluarga Harapan (PKH) secara simbolis juga penambahan penerima PKH tahun 2016 di Aceh. “Hal yang sama juga sudah saya lakukan di beberapa kabupaten di Provinsi Papua,” ujarnya
Sebelumnya, Plt Bupati Bireuen diwakili Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Bireuen, Raden Yus Rusmadi ST dalam inti sambutannya mengatakan, program keluarga harapan merupakan salah satu jaringan program untuk pengentasan kemiskinan oleh pemerintah pusat bagi keluarga harapan.
Program keluarga harapan dipandang memiliki urgensi dan esensi yang tinggi dalam upaya percepatan penanggulangan kemiskinan di kabupaten Bireuen
“Pemerintah Kabupaten Bireuen menyambut baik program ini karena memberikan perlindungan sosial bagi masyarakat miskin sekaligus meningkatkan dan memberikan pelayanan pendidikan dan kesehatan sehingga generasi berikutnya dapat keluar dari kemiskinan,” ungkapnya
Sementara itu, Muhammad Faisal Kordinator PKH Kabupaten Bireuen disela sela Kegiatan menyampaikan untuk kabupaten Bireuen sendiri diharapkan melalui program PKH benar dapat meminimalisir angka kemuskinan dikabupaten Bireuen,
“Bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan memberikan akses pelayanan maksimal bagi masyarakat dibidang Pendidikan dan Kesehatan sehinga menciptakan anak PKH yang sehat dan cerdas, pungkasnya
Ia, menambahkan diharapkan ada penambahan jumlah penerima bantuan PKH kedepannya
“Dengan adanya penambahan jumlah bantuan diharapkan dapat memutuskan rantai kemiskinan yang belum terkaver saat ini” tambahnya.(duta)
