Banda Aceh-Aceh Monitor Com.’’ Masyarakat Aceh lebih menyukai JKRA dibandingkan JKN ‘’ hal ini dikatakan Sekretaris Wilayah Aceh Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Evany Claura Yanti kepada Aceh Monitor Com.Kamis 29/12/16.
Menurut Evany JKN terlalu berbelit belit dan repot, hal inilah masyarakat lebih menyukai JKRA (Jaminan Kesehatan Rakyat Aceh) dibandingkan JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) ‘’JKRA tinggal bawa KTP Aceh atau KK beres semua nya dan dilayani dengan baik , sementara JKN terlalu banyak syarat ini dan itu ‘’paparnya .
Hasil survey ini dilakukan Koalisi Perempuan Aceh (KPI)yang sudah terbentuk di 5 Kabupaten/Kota di Aceh yaitu Banda Aceh,Aceh Besar Lhoksemawe, Aceh Utara dan Aceh Timur.
Hal ini terjadi menurut KPI masih minimnya Sosialisasi dan Informasi JKN untuk masyarakat menengah ke bawah , ia juga menjelaskan kurang Informasi bagaimana menggunakan Kartu JKN tersebut dan rujukan belum lagi kartunya yang agak lambat .
Ia juga mengatakan BPJS sebagai pihak penyelenggara jaminan kesehatan kordinasinya yang kurang dulu kartu itu dibagi di Gampong –Gampong setempat tapi sekarang harus masyarakat harus jalan sendiri untuk mengurusnya.
KPI untuk menampung permasalahan ini semua sudah membentuk Posko PIPA-JKN (Pusat Informasi Pengaduan Advokasi Jaminan Kesehatan Nasional) yang sudah ada di 5 Kabupaten / Kota di Aceh.
‘’Adanya Posko pengaduan ini terkait dengan regulasi produknya dan apabila masyarakat mendapatkan kendala terkait dengan implementasi program JKN dapat mengadukan ke Posko PIPA-JKN ‘’Ujarnya.
Selain itu apabila terjadi nya pengaduan Advokasi dengan pihak penyelenggara maka kita akan kita cari Solusi bersama untuk menyelesaikanya.
Ia juga berharap kedepanya bukan hanya pihak penyelenggara BPJS tapi juga Kemensos dan Kemenkes dapat berkordinasi dengan baik agar tidak ada perlakuan Diskriminatif terhadap masyarakat Miskin tutup Evany Claura Yanti . (Van)
