KABAR DARI ACEH

Amankan 10 Kubik Kayu , Ini Penjelasan Kadis DLHK Aceh

Banda Aceh – Aceh Monitor Com. Kepala Dinas Lngkungan Hidup dan Kehutanan Aceh Ir. Saminuddin. B. Tou, M.Si kepada Aceh Monitor Com. Rabu 28/03/18, menjelaskan pihaknya telah mengamankan satu truk sedang bermuatan kayu dari Aceh Jaya pada Sabtu dini hari. Yerhadap kayu itu sudah kita lakukan pemeriksaan pada Senin yang lalu oleh PPNS.

Sekitar 10 kubik lebih , yang terdiri dari kayu jenis Meranti dan rimba campuran dibawa dari arah Aceh Jaya menuju Banda Aceh. Kalau melihat dari jenis kayu nya, itu berasal dari kayu hutan alam. Namun pemiliknya mengaku namun mengaku kayu itu dari kebun miliknya, sebut Ir. Saminuddin. B. Tou.

“Untuk membuktikan hal itu akan segera turun ke lokasi untuk lacak balak” ungkap Kadis DLHK Aceh.

Ir. Saminuddin. B. Tou, mengatakan pemilik kayu tersebut memang menunjukkan sertifikat kebunnya. Modus seperti itu sudah biasa dilakukan oleh pemilik kayu yang tertangkap.

“Kayu yang kita amankan ini bukan jenis kayu kebun, dalam nota angkutanya disebutkan 9 kubik tapi setelah kita periksa ternyata 10 kubik lebih. Kalau nanti benar dari kebun miliknya, kayu ini kita kembalikan lagi namun kalau tidak terbukti akan diproses secara hukum” kata Ir. Saminuddin. B. Tou.

Mestinya yang mengeluarkan nota angkutan kayu yang berasal dari tanah hak adalah pemiliknya sendiri. Kayunya dalam bentuk olahan chain saw . Tapi kayu yang tertangkap ini bukan olahan chain saw. Kalau kayu olahan saw mill maka yang mengeluarkan nota angkutannya harus dari saw mill yang memiliki izin.

Selain itu , Ir. Saminuddin. B. Tou, juga akan menindak tegas apabila ada oknum dinasnya yang ikut terlibat. Dalam kasus ini ada indikasi keterlibatan oknum keamanan yang berinisial “A”. Oknum ini sudah diketahui oleh petugas DLHK Aceh di lapangan, khususnya yang bertugas di sekitar Aceh Besar dan Lamno.

Ir. Saminuddin. B. Tou, menambahkan sejauh ini Polisi Hutan yang dimiliki DLHK masih kurang, namun terbantu dengan adanya tenaga Pengamanan Hutan (Pamhut) kontrak.

DLHK Aceh berkomitmen untuk terus menekan ilegal logging dan peredaran kayu ilegal. Patroli dan pengawasan akan terus diintensifkan dan kalau ada anggota atau petugas yang terlibat langsung akan diberikan sanksi.

Industri pengolahan kayu yang terindikasi menampung dan mengolah kayu ilegal langsung diberikan peringatan tertulis.

“Kalau masih menampung kayu ilegal, petugasnya akan kita cabut rekomendasinya dan selanjutnya izin industrinya dicabut” tutup kadis. (van)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

To Top
error: Content is protected !!