KABAR DARI ACEH

AMB Tagih Jawaban Bupati Terkait Kasus Bansos UEP di Bireuen

Laporan : Teuku Duta 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Bireuen – Aceh Monitor com. Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Bireuen (AMB) mendatangi Kantor Pusat Pemerintah Kabupaten Bireuen, Adapun maksud dari perwakilan ormawa menemui orang nomor satu di Kabupaten Bireuen itu untuk mendengarkan jawaban / tindak lanjut atas ultimatum serta beberapa tuntutan yang sempat dilontarkan pihak mahasiswa pada aksi yang digelar beberapa waktu lalu.

Rombongan mahasiswa dari berbagai fakultas itu, langsung dijamu Bupati Bireuen Dr H Muzakkar Agani SH MS,i diruang kerjanya, pada Selasa 7/9/2021. Siang.

”Kedatangan kami untuk menagih jawaban dari Bapak Bupati terkait sejumlah tuntutan mahasiswa saat aksi beberpa waktu lalu, salah satunya yaitu sikap / tindakan tegas Pemkab terhadap salah satu kadis yang tersandung kasus dugaan penyelewengan Bansos UEP tahun 2020″ kata Koordinator AMB, Aziz Alkhuzzar meminta jawaban dari Bupati.

Menjawab pertanyaan dari mahasiswa, Bupati Muzakkar menyampaikan sebagai atasan dari Kadis Sosial , dirinya sudah meminta agar segera dilakukan audit terkait Bansos UEP itu. Tentu ada sanksi kepadanya jika bersalah, namun saat ini Pemkab Bireuen berupaya dan menunggu turunnya rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

”Biasanya rekomendasi dari KASN akan turun selama 10 hari, bisa jadi  kurang dari 10 hari, itu kita lakukan agar tidak terjadi polemik terus-menerus di masyarakat,” jawab Bupati

Sementara itu, Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bireuen,  Efendi juga mengutarakan akan terus mengawal komitmen Bupati untuk memberikan sanksi kepada Kadis Sosial setelah adanya rekomendasi dari ASN dan seluruh tuntutan AMB beberapa waktu lalu.

Pihaknya akan terus mengawal proses ini agar tidak lenyap dengan begitu saja. Kita yakin Bupati sebagai pemimpin harus punya komitmen dengan kata-katanya, apalagi dihadapan publik,” ujar Efendi

Dikatakannya, denmasa jabatan yang tinggal sedikit lagi, Ketua HMI Bireuen, hendaknya bisa maksimal bekerja untuk masyarakat Bireuen.”Jangan, selama bepemimpinannya mendapat cap buruk oleh masyarakat, karena banyaknya kasus dan persoalan yang belum dituntasakan,”pungkas Efendi.

Dalam pertemuan yang berlangsung selama tiga puluh menit itu, kordinator AMB Aziz Alkhuzzar juga sempat menyerahkan kertas yang berisikan tentang poin poin tuntutan dari mahasiswa.

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

To Top
error: Content is protected !!