SOSIAL BUDAYA AGAMA

Anggota DPRK Banda Aceh Tersentuh Hati , Ini Yang Dilakukan Pasca Keluarnya Larangan Walikota

 

Banda Aceh – Aceh Monitor Com. Safni, Bsc anggota DPRK dari dapil 2 Kecamatan Kuta Alam Banda Aceh dari partai Gerindra , merasa tersentuh hati pasca dikeluarnya warning oleh pemerintah kota dalam penggerakan masyarakat yang sangat terbatas dalam melakukan kegiatan ekonomi,

Dengan memberi bantuan pribadi untuk kebutuhan hidup berupa beras seberat 15 kg per kepala keluarga terutama sekali bagi keluarga yang kurang mampu atau bagi prioritas keluarga harapan (PKH) yang kami bagi beberapa gampong dikota Banda Aceh

“Pasca larangan yang diultimatum oleh pihak Walikota Banda Aceh diharapkan kepada semua masyarakat yang berada di Banda Aceh dan juga diberlakukan libur sekolah di semua jenjang pendidikan untuk dapat menaatinya,” ujar Safni , di sela – sela memberikan bantuan tersebut. Senin 24/03/20.

“Bahkan juga diberlakukan untuk pelaku kegiatan ekonomi yang terutama sekali tempat tempat keramaian seperti pelabuhan Ulee  Lheue , cafee, warung kopi dan tempat keramaian lainnya supaya melakukan pemeriksaan oleh pihak terkait terhadap penyakit covid-19 yang sangat berbahaya,”  sebut Safni.

“Jika terjadi terinfeksi antara satu sama lainnya , baik melalui pernapasan maupun air liur, bahkan kalau dilihat dari persentase bahwa angka kematiannya di Negara merah putih ini diatas rata rata 8 persen yang diakibatkan oleh covid-19 tersebut ,” tambahnya.

Safni , Bsc selaku Anggota DPRK Banda Aceh dari komisi IV dan juga ketua fraksi partai Gerindra kota Banda Aceh, berharap sangat kepada semua masyarakat agar benar  – benar dan serius dalam mengantisipasi wabah Covid-19 tersebut yang sangat berbahaya dalam terinfeksinya bahkan sampai sekarang belum ada vaksinnya.

Safni juga menyampaikan dalam pribahasa apapun yang terjadi yang akan terjadi dan yang sudah terjadi bahkan daun kayu yang gugurpun itu adalah kehenda Allah SWT tidak ada satu orangpun yang sanggup menyanyanginya.

“Covid – 19 itu juga ciptaan Allah bahkan umurnya yang sangat pendek apabila dia terlengket pada benda mati seperti terlengket dikain, baju, gagang pintu dan benda mati lainnya yang sering disentuh oleh masyarakat itu hanya bisa bertahan selama sembilan jam saja, tetapi jika Covid-19 terinfeksi pada manusia itu sangat panjang umurnya bahkan bukan sedikit merenggang nyawa manusia ,” ungkap politisi partai Gerindra ini.

Ia pun berpesan kuat kepada semua masyarakat agar benar benar mentaati peraturan – peraturan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah demi keselamatan keluarga kita semua. (..)

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

To Top
error: Content is protected !!