Redaksi .
Aceh Besar – Aceh Monitor com. Dalam kunjunganya kepala Balai drh. Vierman memperkenalkan profil balai, keberhasilan kinerja dan memperkenalkan sapi Aceh yang nantinya diharapkan kedepan akan lebih popular , Kamis 25/02/21.
Selain itu , drh. Vierman juga memperkenalkan sapi bibit bersertifikat unggul, pengembangan sapi Belgian blue dan Wagyu, serta rumput potong dan gembala.
Sementara itu , Bupati Gayo Lues Muhammad Amru yang sudah lama ingin berkunjung ke BPTU-HPT Indrapuri menyampaikan, bahwa Kabupaten Gayo Lues merupakan salah satu sentral pemasok daging terbesar untuk sumatera utara , yang utamanya daging kerbau di era 80 an.
“Tapi, sekarang kalau perlu sekilo daging saja kita harus mendatangkan dari luar , begitu juga lokasi padang gembala sebelumnya luas, sekarang sudah banyak digunakan sebagai lahan perkebunan yang ditanami sereh wangi, sehingga lahan peternakan sangat kecil,” sebut bupati Amru.
Bupati menambahkan kabupaten Gayo Lues sekarang sedang memprogramkan BUMDES (Badan Usaha Milik Desa). Salah satu program unggulan BUMDES adalah pengembangan ternak.
Oleh karena itu kami bekerjasama dengan BPTU-HPT Indrapuri untuk mengembangkan ternak dan HPT serta ingin mengundang kepala balai dan stafnya ke Gayo Lues, nantinya kecamatan Terangon, Gayo Lues akan dijadikan sebagai sentral sapi Aceh,”ujarnya.
Masih ditempat yang sama , kepala balai juga sangat mengapresiasi dan mengharapkan program BUMDES Kabupaten Gayo Lues sebagai contoh pengembangan ternak sapi Aceh dalam hal pengembangbiakan dan penggemukan.
Acara diakhiri dengan mengunjungi kandang sapi bersertifikat dan ladang gembala didampingi oleh pengelola Balai Pembibitan Ternak Unggul (BPTU).
