Banda Aceh – Aceh Monitor Com.Ketua KNPI Pusat, Muhammad Rivai Darus melantik kepengurusan KNPI Aceh untuk priode 2017-2020 yang dipimpin langsung Wahyu Saputra , Sabtu (11/11/2017) malam di Anjong Mon Mata, Banda Aceh.

Selain Pelantikan penggurus KNPI Aceh ,agenda lainya ialah melakukan Rapat Kerja Daerah:(Rakerda) yang melibatkan sejumlah pengurus.

Dalam Pelantikan yang turut  dihadiri  Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf serta sejumlah OKP lainya yang turut hadir.

Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dalam sambutanya mengatkan . Bagi saya anggota KNPI ada dua kategori, yaitu yang terdaftar dan semua pemuda pemudi yang tidak terdaftar sebagai anggota.

“KNPI akan dianggap kerdil jika hanya membina anggotanya, Namun, jika mampu membina seluruh pemuda dan pemudi yang tersebar di seluruh Indonesia tentu akan sangat fenomenal dan luar biasa,” ujar pilot Eagle One Hanakaru Hokagata itu.

Tak bisa dipungkiri, sambung Gubernur, dalam catatan perjalanan bangsa indonesia kepeloporan pemuda mempunyai peran sangat strategis dalam berbagai momen penting sejarah bangsa Indonesia, baik pada masa sebelum maupun setelah kemerdekaan.

“Hal ini memperlihatkan betapa hebatnya posisi pemuda dalam mendorong perubahan. Sebagai sebuah kekuatan yang sangat dinamis, potensi pemuda harus dapat dioptimalkan agar perannya dalam pembangunan dapat lebih ditingkatkan,” imbuh Gubernur.

Irwandi menegaskan, bahwa kepeloporan dan kepemimpinan pemuda ada di pundak KNPI, oleh karena itu, KNPI harus siap tampil sebagai kiblat dan tampil sebagai motor untuk menggerakkan dan membina pemuda dalam menata masa depan yang lebih cerah.

“KNPI dituntut untuk dapat menjalankan program kerja yang menyentuh langsung kepentingan pemuda dan masyarakat. Karena itu, sinergi antara KNPI, Pemerintah dan masyarakat harus diperkuat agar terjalin kerjasama untuk mencapai hasil pembangunan yang maksimal.”ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga memberikan beberapa pesan penting kepada segenap pengurus KNPI Aceh. Hal pertama yang ditekankan Gubernur adalah sebagai organisasi payung, KNPI harus terus mengembangkan organisasi kepemudaan secara profesional dengan menumbuhkembangkan semangat patriotisme dan nasionalisme kepada bangsa dan Negara.

Gubernur juga berpesan agar para pengurus yang baru saja dilantik mampu menjadikan KNPI sebagai organisasi yang egaliter, sehingga kedekatannya dengan masyarakat tetap terjaga.

Sementara itu, terkait dengan akan berlangsung Pilkada serentak di tiga kabupaten/kota di Aceh menyambut penyelenggaraan Pemilu legislatif dan Pemilu Presiden pada tahun 2019 mendatang, KNPI diharapkan dapat mendorong pemuda Aceh agar kritis menyikapi pesta demokrasi dengan memperkuat semangat perdamaian yang lebih kokoh.

“Kampanye boleh yang tidak boleh adalah saling menghina dan saling menghujat. Untuk itu, pengurus KNPI harus dapat menunjukkan contoh berdemokrasi yang baik kepada masyarakat, sehingga organisasi ini menjadi panutan bagi organisasi lainya ” tutup Irwandi Yusuf.(van)