Banda Aceh – Aceh Monitor Com.Direktur Pasca Sarjana Universitas Islam Negeri Ar-Raniry (UIN-Ar Raniry) Syahrizal Abbas menilai , saat ini masyarakat sudah melupakan kebiasaan sehari – harinya dalam memberikan pendidikan anak dalam kandungan.
‘’Dalam tradisi masyarakat Aceh Tempo Doeloe , pendidikan anak dalam kandungan sudah dilakukan , dengan mendengarkan ayat – ayat suci Al Qur ‘An , seperti membaca surat Yusuf atau surat Maryam dan bahkan Hikayat Perang Sabi ‘’sebut Syahrizal Abbas.di sela – sela Sidang Munaqasyah Tesis penilitian yang dilakukan mahasiswa pasca sarjana Universitas Islam Negeri Ar-Raniry yang berlangsung di aula setempat Selasa 26/09/17.
Menurutnya , kebiasan tersebut sudah mulai ditinggalkan masyarakat kita , padahal dalam penilitian sangat mempengaruhi bagi struktur psikologis biologis anak saat mendengarkan ayat suci Al Qur‘an.
Syahrizal Abbas juga merasa optimis , kalau masyarakat akan kembali menerapkan pendidikan anak dalam kandungan dengan metode ini yang sesuia dengan ajaran Islam.
‘’Dapat membawa perubahan dalam prilaku baik kecerdasan intlektual , emosional dan spiritual karena itu sudah teruji dalam sejarah kehidupan umat manusia ‘’ujarnya.
Selain itu , Syahrizal Abbas menjelaskan perlunya sosialisasi lagi kepada masyarakat , agar tradisi ini tidak hilang begitu saja.
Sementara itu , dr. Andalas ahli kebidanan menyebutkan bayi dalam rahim yang sudah terbiasa dengan mendengarkan ayat – ayat suci Al Qur ‘ an dapat membuat bayi tersebut lebih stabil dan lebih cerdas.
‘’Ini yang dilakukan mahasiswa pasca sarjana UIN Dahlia yang sesuai dengan daerah aceh dalam bingkai syariah dan kita harus membiasakan dengan prinsip –prinsip Islam dengan mendidik anak sejak dalam kandungan ‘’jelas dr. Andalas.
Kedepan kita mengharapkan akan ada penilitian yang terintegrasi kolaboratif tidak hanya melihat situasi pasca anak – anak mendapatkan stimulan ayat- ayat suci , tumbuh kembangnya bagaimana setahun dua tahun , kalau bagus kenapa kita tidak maklumatkan semua ibu hamil harus menerapkan ini.
‘’Kita perlu penilitian lanjutan ,karena teorinya bermanfaat dan kita mengajak semua untuk terlibat dari pihak kedokteran , UIN dan dukungan lainya ‘’tutup dr. Andalas. (van)
