PEMKO BANDA ACEH

Dedy Sahputra Dilantik sebagai Keuchik Ulee Pata  

Banda Aceh – Aceh Monitor Com (AMC).  Camat Jaya Baru Drs Saiful Azhar melantik Dedy Sahputra SE menjadi Keuchik Gampong Ulee Pata, Kecamatan Jaya Baru periode 2018 – 2024 menggantikan Saleh SE, Minggu (2/12/2018).

Turut hadir dalam acara ini Walikota Banda Aceh H Aminullah Usman SEAk MM didampingi Ketua TP-PKK Nurmiaty AR dan Wakil Ketua TP-PKK Fauziah SH, serta Kepala DPMG Banda Aceh Drs Dwi Putrasyah.

Aminullah dan rombongan mengikuti rangkaian demi rangkaian dalam kegiatan pelantikan keuchik yang dilanjutkan dengan pengukuhan Ketua TP-PKK Gampong Ulee Pata oleh Ketua TP-PKK Kecamatan Jaya Baru.

Berpidato perdana sebagai keuchik, Dedy Sahputra mengatakan pelantikan dirinya sebagai keuchik berkat kepercayaan masyarakat yang memberikan kesempatan untuk menjalankan amanah memimpin gampong. “Dimohon kerjasamanya agar dapat memberi dampak positif untuk kemajuan Gampong Ulee Pata ini kedepan,“ harap Dedy.

Walikota Aminullah juga menyampaikan harapannya kepada keuchik yang baru agar dapat menjalankan tugas sesuai dengan aturan-aturan pemerintahan gampong. “Jangan sampai keluar dari aturan-aturan yang ada. Pemimpin mulai dari yang paling atas sampai yang paling bawah dituntut harus transparan dalam mengelola keuangan.”

Ia meminta agar keuchik dapat membangun komunikasi (networking) dengan semua pihak dari tuha peut sampai dengan komunitas pemuda untuk pembangunan gampong. “Dan termasuk pengelolaan dana gampong harus di kelola dengan sebaik-baiknya,“ harap walikota.

“Kemudian penegakkan syariat islam merupakan komitmen utama dari pemimpin gampong dan itu tugas dari keuchik yang bekerjasama dengan perangkat gampong,” pesan wali kota.

“Gampong dan pemuda wajib bekerjasama dalam mengawal syariat islam serta penyebaran narkoba karena hal tersebut dapat merusak generasi generasi bangsa,” tambahnya.

Aminullah juga mengajak masyarakat untuk peduli terhadap penyakit AIDS seperti pelaksanaan hari ini di Banda Aceh CFD yaitu memperingati Hari AIDS Sedunia. “Di Aceh sangat banyak terkena penyakit tersebut, maka marilah kita sama-sama mengawal keluarga kita agar terhindar dari penyakit yang berbahaya itu,” katanya. (Rel)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

To Top
error: Content is protected !!